
BANJARMASIN – Ketua Lembaga Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kalimantan Selatan, Hj Dewi Damayanti Said menegaskan LKKS merupakan lembaga yang dibentuk Pemprov Kalsel dan dilantik langsung Gubernur pada awal tahun 2026.
Menurut Dewi, kegiatan berbagi yang dilaksanakan hari ini merupakan kegiatan perdana LKKS di tahun 2026 dan difokuskan untuk membantu para lanjut usia (lansia) di Kota Banjarmasin.
“Hari ini kami berbagi dengan para lansia. Hadir perwakilan dari lima karang lansia, terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu yang selama ini menjadi mitra LKKS,” ujar Dewi di Banjarmasin, Sabtu (10/1) sore.
Sebanyak 80 orang lansia dari Pekauman Pekapuran Raya, Basirih Selatan, Mawar Murung Raya dan Alalak Tengah mendapat bantuan sembako dan uang.
Dewi menjelaskan, selama ini LKKS menyerap aspirasi para lansia melalui perwakilan karang lansia yang ada dan setiap kebutuhan maupun persoalan yang dihadapi lansia disampaikan melalui wadah tersebut.
Dalam kegiatan perdana ini, LKKS Kalsel menyalurkan bantuan berupa paket sembako, bantuan uang tunai serta memberikan perhatian khusus kepada para lansia yang terdampak banjir.
“Kami memahami kondisi para lansia, khususnya yang terdampak banjir. Karena itu, diawal tahun 2026 ini juga ingin menghadirkan suasana kebersamaan dan hiburan agar mereka tetap bersemangat,” katanya.
Dewi berharap para lansia senantiasa diberikan kesehatan, motivasi hidup serta umur yang panjang.
Selain kegiatan berbagi, LKKS Kalsel juga secara rutin memberikan pendampingan kepada lansia melalui berbagai program, seperti pendidikan dan pelatihan keterampilan, salah satunya pelatihan menganyam tikar.
“Kami juga melakukan sosialisasi kesehatan, pembinaan spiritual serta kegiatan lain yang bertujuan mempersiapkan lansia agar tetap mandiri di masa tua,” jelasnya.
Ia menambahkan, LKKS mendorong para lansia agar tidak terlalu bergantung kepada orang lain, tetap mandiri, produktif serta memiliki kehidupan spiritual yang baik.
“Kami juga mengajak para lansia untuk tetap aktif bergerak, menjaga kesehatan, dan terus bersosialisasi, bukan hanya berdiam diri di rumah,” pungkas Dewi. rds/ani

