Mata Banua Online
Kamis, Maret 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Menteri Lingkungan Hidup Tinjau Lokasi Pascabanjir di Desa Sungsum

by Mata Banua
1 Januari 2026
in Balangan
0

 

KONDISI PASCA BANJIR-Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau kondisi pascabanjir di Kecamatan Tebing Tinggi. (foto:mb/ist)

PARINGIN-Pascabanjir bandang yang melanda Desa Sungsum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq datang langsung ke lokasi terdampak, Selasa (30/12/2025).

Berita Lainnya

Konsep Otomatis

Wabup Balangan Dorong Sinergi Pembangunan

4 Maret 2026
Fasilitas Rusak Diterjang Banjir, Parkir Wisata Gunung Hauk Kini Dibangun Kembali

Fasilitas Rusak Diterjang Banjir, Parkir Wisata Gunung Hauk Kini Dibangun Kembali

3 Maret 2026

Hanif didampingi Bupati Balangan Abdul Hadi, Wakil Bupati Akhmad Fauzi, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Balangan, Menteri Lingkungan Hidup menyusuri sejumlah titik yang terdampak banjir. Ia melihat kondisi alur sungai, lingkungan sekitar, hingga permukiman warga yang terkena dampak.

Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung apa yang menjadi pemicu banjir bandang dari sisi lingkungan, termasuk perubahan fungsi lahan di wilayah hulu.

“Begitu mendengar kejadian ini, kami datang untuk melihat langsung dampaknya dan menganalisa apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.

Ia menyoroti, adanya pertemuan dua sungai di wilayah Tebing Tinggi yang berpotensi memperbesar risiko banjir. Di mana salah satu sungai mengalami sedimentasi cukup tinggi, sementara sungai lainnya relatif masih alami.

Dirinya juga menambahkan, bahwa saat kejadian, curah hujan belum termasuk kategori ekstrem. Hal ini menjadi perhatian penting dalam upaya mitigasi bencana hidrometeorologi agar kejadian serupa tidak terulang.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Balangan, Abdul Hadi menyambut baik kehadiran Menteri Lingkungan Hidup di Balangan. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat menjadi dorongan penting dalam penanganan pascabanjir.

“Kami siap menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan memperkuat langkah mitigasi serta penataan lingkungan demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pencegahan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Balangan.(rel/mb03}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper