Mata Banua Online
Jumat, Maret 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

WBP Dilatih Keterampilan Otomotif dan Furniture

by Mata Banua
1 Januari 2026
in Banjarmasin
0

WBP Dilatih Keterampilan Otomotif dan Furniture

G:\2025\2026\Januari\2 Januari 2026\5\hal 5\hal 5\as.jpg
WARGA binaan pemasyarakatan mengikuti Workshop GIATJA keterampilan di bidang otomotif dan furniture di Lapas Banjarmasin, Selasa (30/12). (Foto:mb/ant/lapas bjm)

BANJARMASIN – Seksi Kegiatan Kerja (GIATJA) Lapas Kelas IIA Banjarmasin melaksanakan kegiatan Workshop GIATJA melatih warga binaan pemasyarakatan (WBP) terampil di bidang otomotif dan furniture.

Berita Lainnya

Pemko Siapkan Rp 47 Miliar THR untuk ASN

Pemko Siapkan Rp 47 Miliar THR untuk ASN

12 Maret 2026
Bandara Syamsudin Noor Siap Layani 184.772 Pemudik

Bandara Syamsudin Noor Siap Layani 184.772 Pemudik

12 Maret 2026

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah di Banjarmasin, Rabu, mengatakan dalam workshop tersebut, para peserta melaksanakan kegiatan praktik di antaranya pembuatan bemper mobil untuk kendaraan dinas KA KPLP, pembuatan empat unit kursi pos atas, serta pembuatan 10 set tong sampah.

Kegiatan dibimbing oleh Petugas Pembina Lapas Banjarmasin Alfi Hidayat bersama peserta magang, yakni Valent, Putri, dan Fikri. Sementara itu, salah satu WBP yang memiliki keahlian di bidang tersebut, Amang Asul, turut berperan sebagai narasumber, memberikan arahan teknis serta berbagi pengalaman kerja kepada peserta workshop.

“Workshop GIATJA merupakan bagian penting dari pembinaan kemandirian yang berorientasi pada kesiapan kerja WBP,” ujar Herriansyah.

Melalui workshop seperti ini, kata dia, Lapas Banjarmasin membekali warga binaan dengan keterampilan nyata yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti. Pembinaan tidak hanya soal disiplin, tetapi juga tentang menyiapkan masa depan yang lebih baik.

Herriansyah menuturkan Workshop GIATJA bertujuan untuk mempersiapkan WBP yang memiliki keterampilan di bidang otomotif dan furniture, sehingga mampu meningkatkan kemampuan kerja, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi dunia kerja setelah selesai menjalani masa pidana.

Salah satu WBP sekaligus narasumber, Amang Asul, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

“Kegiatan workshop ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain bisa menyalurkan keterampilan, kami juga diberi kepercayaan untuk berbagi ilmu. Harapannya, apa yang kami pelajari di sini bisa menjadi bekal hidup yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujar Amang Asul.

Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarmasin berharap WBP tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan etos kerja, rasa tanggung jawab, dan kepercayaan diri sebagai bekal untuk hidup mandiri dan produktif di tengah masyarakat. ant

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper