
BANJARMASIN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di Kecamatan Banjarmasin Utara tetap beroperasi di masa libur sekolah.
Hal itu, diungkapkan Pengelola SPPG wilayah Kecamatan Banjarmasin Utara, Aftahuddin. Menurutnya, tetap beroperasinya dapur MBG karena memang ada permintaan dari beberapa sekolah.
“Sesuai arahan pusat, MBG ini diserahkan sepenuhnya kepada sekolah. Jika siswa bersedia mengambil ya kami sebagai penyedia harus siap,” ungkap Aftah, belum lama tadi
Selama liburan, dia menyiapkan ribuan MBG untuk sekolah yang berada di Kelurahan Belitung Selatan. “Ada 1.000 porsi MBG yang disiapkan karena siswa bersedia mengambil MBG,” katanya.
Sama halnya di Kelurahan Sungai Miai. Hampir 1.000 porsi MBG disiapkan karena ada sekitar 7 sekolah tetap bersedia mengambil jatah MBG siswa.
“MBG ini dibutuhkan juga. Makanya para siswa tetap mengambil. Kami penyedia menyesuaikan permintaan saja membuat menu MBG nya. Jadi siswa yang tidak mengambil artinya hangus,” tuturnya.
Namun menurutnya selama libur, menu MBG disesuaikan yakni makanan kering agar lebih efesien saat siswa mengambil .
Selain itu, pada awal tahun 2026 ini, program MBG ini kian meluas karena akan menyasar 3B yakni Balita, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui.
“Manula dan anak gelandangan juga turut menjadi sasaran dalam program MBG kali ini, karena mereka perlu makanan bergizi. Rencananya dimulai Januari 2026 jalan,” ungkapnya.
Untuk data MBG, pihaknya akan berkoordinasi lagi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin.
“Intinya anak-anak di seluruh Indonesia berhak menerima makanan bergizi gratis ini dan agar tidak ada lagi anak yang terlahir stunting,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan, pihaknya menyiapkan 3.000 porsi MBG lebih untuk siswa sekolah di wilayah Kecamatan Banjarmasin Utara. Mulai jenjang PAUD, SD hingga SMP.
Namun seiring bertambahnya sasaran, tentunya akan bertambah lagi porsi MBG yang akan disiapkan pihaknya ke depan.
“3.000 Lebih itu baru siswa. Belum yang 3B tadi,” pungkasnya. via

