
BANJARMASIN – Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polresta Banjarmasin memperlihatkan simulasi tata cara penanganan awal terhadap korban disaat terjadi kecelakaan lalulintas di jalanraya.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Dokkes Polresta Banjarmasin, Iptu dr Rahmadi, sewaktu perwira sebagai pemateri penguatan Quick Response Laka Lantas di Gedung Jasa Raharja Provinsi Kalsel, belum lama tadi.
Dalam keterangannya, saat memperagakan korban kecelakaan yang diperlukan penanganan cepat supaya korban bisa diselamatkan.
“Kegiatan kemarin itu adalah bagian kolaborasi saling berbagi ilmu pengetahuan tentang tata cara penanganan awal bila ada kecelakaan lalulintas di jalanraya,” ucapnya.
Apabila terjadi kecelakaan lalulintas, sangat diperlukan penanganan cepat sigap dan korban selamat. “Semua orang bisa, menangani pertama bila terjadinya lakalantas di jalanraya,” katanya.
Dijelaskannya sampai memperlihatkan sejumlah anggota Dokkes yang memperagakanan cara penanganan awal korban kecelakaan lalin.
“Bila terjadi kecelakaan lalin yang diperlukan adalah penanganan cepat, semua bisa yang pertama kali membantu korban laka,” imbuhnya.
Respon cepat dan korban selamat, semua bisa sebagai pahlawan atau orang pertama selaku penyelamat nyawa korban, sesuai prosedur yang ada. “Utamakan keselamatan korban dan keselamatn si penolong, saat terjadi lakalantas,” katanya.
Berbagi ilmu ini dan sama-sama saling belajar saat penanganan terhadap korban kecelakaan lalin. “Kegiatan yang mengangkat tema, cepat selamatkan nyawa bersama kita siaga,” tegasnya.
Kegiatan yang dilakukan simulasi saat penanganan korban kecelakaan yang diikuti oleh 150 orang peserta, petugas senkom mitra polisi, se-Kalsel. sam/ani
(FOTO 5)

