
BANJARMASIN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin mengamankan belasan remaja yang diduga terekam di video melakukan aksi balapan liar (bali) di sejumlah Jalan di Banjarmasin salah satunya di Jalan Ahmad Yani Km1 Banjarmasin Tengah.
Kegiatan Bali yang sangat meresahkan masyarakat, oleh Satlantas Polresta Banjarmasin dalam waktu beberapa hari terdapat 13 remaja yang ada di vidio diamankan, Senin (15/12).
Dalam rekaman terekam sekelompok remaja mengupal ngupal sepeda motor dan kebut kebutan di jalanraya dan sangat membahayakan pengendara lainnya.
Aksi bali dilajutkan di sejumlah ruas Jalan di kota seribu sungai kota Banjarmasin, dalam vidio beredar aksi mereka dilakukan di Jalan Ahmad Yani Km 1, Jembatan Dewi, kawasan Pasar Sudimampir, dan di Jalan Hasanuddin HM Banteng.
Dari penelusuran Satlantas Polresta Banjarmasin, baik dilakukan dari akun media sosial mau pun dari nomor polisi yang beredar di medsos.
Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP Denny Maulana Saputra, melalui Kasubnit 3 Dikmas Lantas, Aiptu Budiono menyebutkan, para pelaku bali yang viral di medsos dipanggil persuasif untuk memberikan klarifikasi, penelusuran polantas dari pemilik medsos atau pun dari nomor posili. “Disampaikan tidak lagi berbuat dan membuat klarifikasi,” ucap Aiptu Budiono.
Kawula muda itu kooperatif mau mendatangi Mako Satlantas di Polresta Banjarmasin. “Ada 13 orang, semua hadir di kantor, bila tak datang ceritanya berbeda,” katanya.
Mereka tiba di kantor Satlantas Polresta Banjarmasin pada Senin (15/12), terhadapnya dilakukan pembinaan, penegakan hukum, turut disita motor aksi bali.
Dihimbau generasi muda tidak melakukan aksi bali, bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. “Kita melakukan pembinaan, dan edukasi bahaya aksi balapan liar dan wajib patuhi peraturan lalu lintas dan Insya Allah selamat,” tuturnya.
Terpisah, belasan remaja ini mengaku kapok dan tak lagi berbuat, melakukan aksi balapan liar. sam/ani

