Mata Banua Online
Jumat, Januari 30, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Terima Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik

by Mata Banua
27 November 2025
in Advertorial, Tapin
0
D:\2025\November 2025\28 November 2025\7\7\dvds.jpg
PENGHARGAAN PELAYANAN PUBLIK – Bupati Tapin H Yamani saat menerima penghargaan pelayanan publik dari kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).(Foto: mb/ist)

SELAIN menerima dua pe­ng­har­gaan nasional, bupati Tapin H Yamani juga sekaligus me­ne­ri­ma dua penghargaan dari ke­men­terian Pendayagunaan Apa­ra­tur Negara dan Reformasi Bi­rok­rasi (Kemenpan RB).

Dua penghargaan yang di­te­rima yakni penghargaan se­ba­gai kabupaten dengan pen­ye­le­ng­garaan pelayanan publik pre­di­kat pelayanan prima dan pe­ng­hargaan atas implementasi akuntabilitas kinerja SAKIP Da­ngan predikat BB.

Berita Lainnya

Kelompok Tani Ternak Kelurahan Tambarangan Sukses Budidaya Ayam KUB

Kelompok Tani Ternak Kelurahan Tambarangan Sukses Budidaya Ayam KUB

29 Januari 2026
Wabup Tapin Tandatangani MOU Bersama Ombudsman RI

Wabup Tapin Tandatangani MOU Bersama Ombudsman RI

28 Januari 2026

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menpan RB Komjen Pol Purwadi Arianto didampingi wa­kil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman yang di­te­ri­ma langsung oleh Bupati Tapin H Yamani saat menghadiri rapat kor­dinasi (RAKOR) pelayanan pub­lik se-Kalsel tahun 2025, ber­tempat di Gedung Mahligai Pan­casila Banjarmasin, Kamis 17 April 2025.

Seperti yang diutarakan Bu­pati Tapin H Yamani, peng­har­ga­an yang diraih bukanlah akhir te­tapi awal dari perjalanan pan­ja­ng menuju pelayanan publik ya­ng lebih bik. Untuk itu pe­me­rintah daerah akan terus me­lakukan evaluasi sehingga Ta­pin kembali bisa meraih pe­ng­har­gaan pada tahun berikutnya.

“Kita juga mengucapkan te­rimakasih dan apresiasi k­e­pa­da semua pihak atas pencapaian ya­ng telah diraih. Penghargaan ini tentu sebuah kebanggaan, d­i­mana hal ini membuktikan bahwa pelayanan publik di ka­bupaten Tapin diterima dengan ba­ik oleh masyarakat,” tan­das­nya.

Sementara itu dari hasil pe­ni­laian kepatuhan pen­ye­le­ng­ga­ra­an pelayanan publik tahun 2024. Kabupaten Tapin men­da­patkan nilai 94,77 dengan ka­tegori A.

Dimana dari beberapa dinas men­dapatkan nilai yang baik, mulai dari dinas sosial dengan nilai 97,18, Puskesmas Pan­dah­an dengan nilai 97,13, Di­nas Dukcapil dengan nilai 96,65, DPMPTSP dengan nilai 94,72, Puskesmas Lokpaikat 93,57 dan Dinas Pendidikan de­ngan nilai 89,73.

Kemudian Polres Tapin me­raih nilai 95,05 kategori A dan kan­tor pertanahan dengan nilai 88,74 juga masuk kategori A.

Dan nilai SAKIP kategori BB de­ng­an nilai 71,00.

Penghargaan lainnya yang di da­patkan pemerintah kabupaten Ta­pin dibawah kepemimpinan Bu­pati Tapin H Yamani dan Wakil Bu­pati Tapin H Juanda yakni me­ne­rima Penghargaan Bebas Kusta, Filariasis dan Frambusia Dari Kemenkes RI.

Pemerintah Kabupaten Tapin te­lah menerima sertifikat eli­mi­na­si Kusta, sertifikat eliminasi Fi­lariasis, sertifikat bebas Fram­bu­sia oleh Mnteri Kesehatan ya­ng dilaksanakan melalui zoom, bertempat di Command Center Pemkab Tapin, Rabu, 20 Agus­tus 2025 yang dihadiri jajaran di­nas kesehatan kabupaten Ta­pin.

Penghargaan ini me­nan­da­kan keberhasilan upaya pe­me­rin­tah daerah dalam mengendalikan dan memberantas penyakit-pen­ya­kit tersebut di wilayahnya dan pe­nghargaan ini sekaligus me­nunjukkan komitmen pemerintah Ka­bupaten Tapin dalam mem­be­rikan pelayanan kesehatan yang ber­kualitas dan merata bagi se­luruh warganya.

Pencapaian ini merupakan ha­sil dari berbagai program dan ke­giatan yang dilakukan oleh pe­me­rintah daerah kabupaten Ta­pin. Dengan tiga penghargaan yang diraih kita berhasil dalam pe­ningkatan akses pelayanan ke­sehatan, upaya pencegahan, serta pe­nemuan dan penanganan kasus se­cara dini bagi penyakit Kusta, Ka­ki Gajah dan Frambusia.

Penghargaan ini tentu men­ja­di motivasi bagi kabupaten Ta­pin untuk terus berupaya men­ca­pai status serupa pada bidang – bidang kesehatan lainnya, da­lam upaya meningkatkan derajat ke­sehatan masyarakat. Pen­ca­pai­an ini harus terus dipertahankan da­lam meningkatkan derajat ke­se­hatan masyarakat.

Untuk diketahui, penyakit in­fek_si menular kronis me­ru­pa­kan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium lep­rae. Gejalanya meliputi lesi kulit, ga­ngguan saraf, dan kelemahan otot.

Sedang penyakit Filariasis (Pen­yakit Kaki Gajah) me­ru­pa­kan penyakit menular yang di­se­babkan olh cacing filarial. Ge­ja­lanya meliputi pembengkakan pa­da anggota tubuh (kaki, tangan, dll.). Sedang Frambusia ada­lah penyakit infeksi kronis ya­ng disebabkan oleh bakteri Tre­po­nema pertenue. Gejalanya me­li­puti lesi kulit yang khas, ter­u­tama pada anak-anak.

Alhamdulillah dari upaya ya­ng kita lakukan pemeriksaan ka­bu­paten Tapin bersama mas­ya­ra­kat, Tapin dapat men­a­ng­gu­la­ngi penyakit diatas melalui upaya ke­sehatan lingkungan dan terus me­la­kukan PHBS dalam ke­se­ha­rian masyarakat. (*)

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper