Mata Banua Online
Minggu, Februari 1, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bulog HST salurkan 740 kg beras ke desa 3T di Pegunungan Meratus

by Mata Banua
12 Agustus 2025
in Daerah, Lintas
0

 

BANTUAN BERAS-Bulog Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bersama tim gabungan saat membawa bantuan beras dengan berjalan kaki di kawasan Pegunungan Meratus Desa Juhu, Kecamatan Batang Alai Timur, Hulu Sungai Tengah. (foto:mb/ant)

BARABAI-Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, menyalurkan 740 kilogram beras bantuan Program Tambahan Stabilisasi Pangan (PTSP), ke daerah terpencil, terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di kawasan Pegunungan Meratus.

Berita Lainnya

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

29 Januari 2026
SD Islam Solusi latih puluhan peserta Totok Punggung

SD Islam Solusi latih puluhan peserta Totok Punggung

28 Januari 2026

“Bantuan tersebut kami antar langsung ke Desa Juhu, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, untuk memastikan bantuan pangan tepat sasaran,” kata Kepala Bulog HST M Riza Wahyudi Al-Akram di Barabai.

Riza menyebut, tim penyalur terdiri dari petugas teknis, dokumentasi, personel Kodim 1002/HST, Polres HST, serta porter warga lokal yang berjalan kaki menembus hutan Meratus.

Beras bantuan dikemas dalam paket 10 kilogram untuk memudahkan porter membawa melintasi medan berat. Penyaluran memerlukan waktu lima hari, termasuk perjalanan dua hari menuju lokasi melewati dua puncak, yakni Tiranggang dan Kilai.”Desa tersebut dihuni masyarakat adat Dayak Meratus dan hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki,” ujarnya.

Menurut Riza, Bulg berkomitmen menjaga stabilitas pangan hingga wilayah terpencil, termasuk permukiman masyarakat adat, meski harus menempuh perjalanan sulit.

Penyaluran ini merupakan bagian dari program bantuan pangan nasional untuk wilayah terpencil, terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).”Proses penyaluran juga kami dokumentasikan untuk bahan evaluasi program pada masa mendatang,” katanya.

Pambakal Desa Juhu Abdul Dunduk menyampaikan terima kasih kepada Bulog dan semua pihak yang terlibat. Ia mengatakan kondisi geografis dan ketiadaan akses jalan membuat warganya sulit mendapatkan program pemerintah.

“Kami bersyukur bantuan ini dibawakan langsung ke Desa Juhu. Semoga bisa memberikan manfaat maksimal untuk masyarakat,” ujarnya.{[an/mb03]}

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper