Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Harga Emas Diprediksi Masih Naik-Turun

by Mata Banua
10 Juni 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Juni 2025\11 Juni 2025\7\7\ft kiri.jpg
EMAS NAIK TIPIS – Harga emas akan masih mengalami fluktuasi dimana pada perdagangan kemarin emas Antam naik tipis naik sebesar Rp5.000 menjadi Rp1,909 juta per gram.(foto:mb/ant)

 

JAKARTA – Harga emas di­per­ki­rakan masih mengalami fluk­tu­asi dalam sepekan ke depan.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Sejumlah pengamat menilai per­ge­rakan harga emas dunia di­pe­ngaruhi oleh perkembangan eko­nomi Amerika Serikat (AS) dan ketidakpastian hasil pe­run­di­ngan dagang antara Negeri Pa­man Sam itu dan Chia.

Pada perdagangan Selasa (10/6), harga emas PT Aneka Tam­bang Tbk (Antam) naik sebesar Rp5.000 menjadi Rp1,909 juta per gram. Sementara itu, harga buy­back naik ke Rp1,753 juta per gram.

Di sisi lain, harga emas dunia jus­tru mengalami penurunan. Di pa­­sar spot, harganya tercatat tu­run 0,5 persen ke US$3.311,16 per troy ounce, sedangkan kon­trak emas berjangka AS melemah 0,7 persen ke US$3.330,90.

Pengamat emas Ibrahim As­su­aibi menjelaskan fluktuasi harga emas saat ini dipicu oleh sejumlah fak­tor global, terutama dari AS. “Harga emas dunia memang fluk­tuasi untuk minggu ini karena da­ta kemarin pada hari Jumat itu te­naga kerja pun juga cukup ba­gu­s di Amerika,” ujar Ibrahim Selasa (10/6).

Ia menambahkan testimoni dari dua pejabat bank sentral A mem­perkuat ekspektasi bahwa pe­n­urunan suku bunga masih ter­lalu dini, mengingat kondisi ge­o­politik dan ekonomi global yang be­lum stabil.

“Dia mengatakan bahwa ter­lalu dini bank sentral Amerika me­nurunkan suku bunga saat ini da­lam kondisi gonjang-ganjing pe­rang dagang,” jelasnya.

Ibrahim juga menyoroti ren­cana pertemuan antara pejabat AS dan China terkait kebijakan tarif. Me­nurutnya, peluang tercapainya so­lusi bersama dalam pe­run­dingan tersebut dapat menahan la­ju kenaikan harga emas dunia. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper