
TANJUNG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Bersama PT Conch South Kalimantan Cement secara resmi melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Cheng Ho, Selasa, (3/6) di Kawasan Tanjung Puri.
Pembangunan masjid bernuansa arsitektur Tionghoa tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Pemkab Tabalong dan PT Conch.Peletakkan batu pertama atau groundbreaking tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani dan General Manager PT Conch, Duan Zhong Jun.
Selain itu mereka berdua juga didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tabalong, H Sahidul Bakhri, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), H Sabilal Rusdi dan Jajaran Forkopimda.
Masjid Cheng Ho ini menjadi yang pertama dan satu-satunya di Kalimantan Selatan dengan desain khas Tionghoa dan ditargetkan rampung pada Bulan Desember ini.”Saya sangat berterima kasih kepada PT Conch karena telah berpartisipasi membantu pemerintah dalam mewujudkan visi misi kabupaten yakni mengembangkan kehidupan yang religius,” jelas Bupati.
Menurutnya peletakkan batu pertama ini bukan hanya penanda dimulainya pembangunan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan.”Hal ini merupakan simbol kolaborasi yang dimana, pemerintah dan perusahaan telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan baik dari fisik maupun spiritual,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, peletakkan batu pertama ini bertepatan dengan bulan Dzhulhijah yang dimana bulan ini menurutnya salah satu bulan yang mulia dalam ajaran agama islam.”Di bulan yang mulia ini kita harus memperbanyak amalan yang baik, seperti yang kita lakukan tadi yakni meletakkan batu pertama pembangunan suatu tempat ibadah,” ungkapnya.
Bupati menambahkan, pembangunan Masjid ini bukan hanya pembangunan fisik semata, tetapi merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan nilai-nilai religius.Masjid Cheng Ho diharapkan menjadi pusat pembinaan umat, kegiatan keagamaan, serta sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
Ke depannya, kawasan Masjid juga akan dilengkapi taman mini untuk menunjang wisata religius, seni, dan alam sehingga ekonomi UMKM yang ada disini akan meningkat.”Insya Allah, Tabalong akan menjadi kota destinasi di Kalimantan Selatan. Apalagi nanti banyak orang yang melintas menuju IKN, mereka bisa singgah di sini untuk beribadah atau beristirahat,” pungkasnya.yan/rds

