Mata Banua Online
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemerintah Cabut Subsidi Listrik Pelanggan 2.200 VA

by Mata Banua
25 Mei 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Mei 2025\26 Mei 2025\7\7\master 7.jpg
DISKON TARIF PLN – Pemerintah akan memberikan diskon tarif listrik 50 persen untuk periode Juni 2025-Juli 2025 yang ditargetkan bagi 79,3 juta rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA. Insentif diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat. (foto:mb/ant)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pe­re­konomian Airlangga Hartarto meng­ung­kap alasan mengapa masyarakat pe­la­ng­gan listrik 2.220 volt-ampere (VA) tak la­gi masuk dalam daftar penerima insentif eko­nomi pemerintah pada Juni 2025 me­n­da­tang.

Sebagaimana diketahui, pemerintah be­ren­cana mengucurkan sejumlah insentif eko­no­mi berupa bantuan upah hingga subsidi lis­trik pada awal bulan depan. Namun be­da­nya, pelanggan listrik yang memenuhi sya­rat penerimaan subsidi adalah berdaya 1.300 VA.

Berita Lainnya

Harga Beras, Bawang Merah, Telur Melandai

Harga Beras, Bawang Merah, Telur Melandai

12 Maret 2026
Para Pekerja sedang Memproduksi Kue Kering

Para Pekerja sedang Memproduksi Kue Kering

12 Maret 2026

Menurut Airlangga, keputusan pe­me­rin­tah itu sudah berdasarkan evaluasi. In­sen­tif ekonomi saat ini diprioritaskan untuk mas­yarakat menengah ke bawah yang benar-benar membutuhkan bantuan.

“Ya dari evaluasi kemarin, kita mau mas­yarakat yang di bawah [yang me­nd­­a­pat­kan bantuan],” ujarnya Sabtu.

Pada program stimulus ekonomi pe­me­rintah sebelumnya periode Januari-Feb­ruari 2025, pelanggan listrik PLN dengan da­ya 2.200 VA masih mendapatkan bantuan sub­sidi. Besaran diskon tarif listrik men­ca­pai 50% dan diterima sekitar 81,4 juta pe­langgan.

Adapun mengenai bantuan lainnya yang ba­kal meluncur bulan depan, terang Airlangga, masih akan dirapatkan lebih lan­jut oleh pemerintah. Salah satunya terkait de­ngan subsidi upah yang pada saat pande­mi Covid-19 beberapa tahun lalu pernah di­kucurkan.

Sementara itu, dibagian lain Pemerintah ba­kal kembali memberikan diskon tarif lis­trik 50 persen untuk periode Juni 2025-Juli 2025.

“Pemerintah akan memberikan diskon ta­rif listrik sebesar 50 persen selama Juni 2025 dan Juli 2025,” tulis pengumuman resmi di situs keemenko Perekonomian, Sabtu (24/5).

“Ditargetkan bagi 79,3 juta rumah ta­ng­ga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA,” sambung pengumuman tersebut.

Airlangga Hartarto menjelaskan insentif ini diberikan demi menjaga daya beli mas­ya­rakat. Pemerintah juga ingin me­ng­ge­rak­kan perekonomian nasional, terutama di ma­sa libur sekolah.

“Stimulus ini diharapkan bisa men­do­ro­ng pertumbuhan ekonomi di kuartal ke­dua. Jadi, momentum ini kita manfaatkan un­tuk membuat beberapa program. Nah, ini beberaa program yang disiapkan ten­tu­nya untuk mendorong pertumbuhan melalui apa yang bisa ditingkatkan melalui kon­sum­si,” jelas Airlangga.

Menurutnya, insentif atau stimulus ini ber­pe­ran krusial agar pertumbuhan ekonomi pa­da kuartal II 2025 bisa dijaga di kisaran 5 persen. Hal ini mengingat pertumbuhan eko­nomi di kuartal sebelumnya hanya men­ca­pai 4,87 persen. cnn/mb06

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper