Mata Banua Online
Minggu, Januari 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Korban Tenggelam di Sungai Wangi Ditemukan

by Mata Banua
22 April 2025
in Indonesiana, Tabalong
0
D:\2025\April 2025\23 april 2025\2\acas.jpg
PETUGAS gabungan saat melakukan pencarian terhadap Kiyah di Sungai Wangi.(foto:mb/ist)

TANJUNG – Nasib malang menimpa seorang perempuan bernama Kiyah (48), warga Desa Banua Rantau RT 2, Kecamatan Banua Lawas, yang ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Wangi.

Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang pada Senin (21/4), ditemukan tim gabungan pada Selasa (22/4) sekitar pukul 01.47 Wita.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\15 Januari 2026\2\22\New Folder\Pencuri Bollard Trotoar Ditangkap.jpg

Pencuri Bollard Trotoar Ditangkap

14 Januari 2026
G:\2026\Januari\15 Januari 2026\2\22\New Folder\Laka Lantas Tewaskan Dua Pengendara.jpg

Laka Lantas Tewaskan Dua Pengendara

14 Januari 2026

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Ps Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno mengatakan, korban dilaporkan menghilang saat sedang mencuci pakaian di lanting tepi Sungai Wangi.

Berdasarkan keterangan saksi Julu Matilah (30), sekitar pukul 10.00 Wita, ia sempat melihat korban mencuci di lanting dari teras rumahnya.

“Namun sekitar 15 menit kemudian, saksi yang dari dapur tidak lagi melihat keberadaan korban. Di lokasi hanya terlihat sandal, alat mandi, dan cucian milik korban yang tertinggal,” jelasnya.

Setelah mendapati Kiyah yang tak lagi terlihat, Julu segera bergegas mencari korban dan mengabarkan kejadian tersebut kepada tetangga sekitar.

Joko mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan warga sekitar, korban memiliki riwayat penyakit yang bisa kambuh.

“Korban memiliki penyakit epilepsi yang dapat kambuh sewaktu-waktu. Korban tinggal seorang diri karena anaknya telah menikah dan tinggal terpisah,” bebernya.

Ia menyebutkan, upaya pencarian yang dilakukan petugas difokuskan pada area sekitar 300 meter ke arah hilir dari titik awal korban dilaporkan tenggelam. Tim menyisir sungai menggunakan perahu air secara bergantian hingga larut malam.

“Pada akhirnya korban ditemukan dalam posisi tengkurap di tengah sungai, sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian. Jenazah korban kemudian di evakuasi ke tepi sungai dan di bawa menggunakan ambulans oleh relawan,” ucapnya.

Ia pun menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga atas kejadian tersebut. Korban rencananya akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Banua Rantau RT 2, Kecamatan Banua Lawas.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan relawan yang telah bekerja keras dalam pencarian ini,” pungkasnya.

Diketahui, pencarian korban dilakukan oleh berbagai petugas mulai dari Kasat Reskrim Polres Tabalong yang di pimpin AKP Danang Eko Prasetyo hingga unit SAR sat samapta di bawah pimpinan Kasat Samapta AKP I Nyoman Sudharma.

Pencarian juga dilakukan Polsek Banua Lawas, Kabag Ops Polres Tabalong Kompol Abdul Fatah, Kompi 2 Batalyon B Pelopor Tanjung, BPBD, Basarnas, serta relawan dari wilayah selatan, relawan Kabupaten HSU, Balangan, HSS, dan Barito Timur. yan

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper