Minggu, Agustus 31, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Saraf Kejepit Bisa Picu Kelumpuhan, Segera Tangani Sebelum Terlambat

by Mata Banua
3 Maret 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Maret 2025\4 Maret 2025\11\Halaman 1-11 Selasa\saraf.jpg
(foto:mb/web)

Penyakit saraf kejepit atau hernia nucleus pulposus (HNP) bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Bahkan, kondisi ini bisa memicu kelumpuhan. Hal tersebut diungkapkan oleh Spesialis Bedah Saraf dari Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI), dr. Danu Rolian, SpBS.

Saraf kejepit dapat terjadi di sepanjang tulang belakang, tetapi paling sering muncul di punggung bawah atau leher. Tergantung pada lokasi saraf yang terjepit, gejala yang ditimbulkan bisa berupa nyeri, mati rasa, hingga kelemahan pada lengan atau kaki.

Artikel Lainnya

D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\11\Halaman 1-11 Jumat\deretan.jpg

Deretan Minuman Penghangat Tubuh, Cocok Dikonsumsi Saat Hujan

28 Agustus 2025
D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\11\Halaman 1-11 Jumat\meski.jpg

Meski Berkhasiat, Tapi 5 Kelompok Ini Tidak Boleh Minum Jus Tomat

28 Agustus 2025
Load More

“Kenapa bisa lumpuh? Karena jepitan ke saraf dari belakang dan samping bisa memberikan impact ke saraf. Saraf itu kan memberi perintah ke otot untuk bergerak,” ungkap dr. Danu dikutip Detik.

Ia menjelaskan bahwa kelumpuhan bisa terjadi bila saraf kejepit dibiarkan tanpa penanganan selama 1-2 tahun. Hal ini disebabkan oleh tekanan yang terus-menerus pada saraf, yang akhirnya menyebabkan kerusakan permanen.

Nyeri yang menjalar dari area punggung bawah atau leher ke lengan atau kaki.

Kesemutan atau mati rasa pada anggota tubuh.

Kelemahan otot yang memengaruhi kemampuan bergerak.

Jika gejala tersebut berlangsung secara terus-menerus dan mengganggu aktivitas harian, tindakan medis perlu segera dilakukan untuk mencegah komplikasi yang lebih parah, seperti kelumpuhan.

Ada beberapa pilihan pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi saraf kejepit, di antaranya:

1. Obat-obatan untuk meredakan nyeri dan peradangan.

2. Terapi fisik untuk memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas.

3. Operasi jika kondisi tidak membaik dengan perawatan non-bedah.

Salah satu metode operasi terbaru untuk saraf kejepit adalah teknik minimal invasif bipirtal endoscopic spine surgery preservation of ligamentum flavum atau yang dikenal dengan BESS PLUS.Metode ini menggunakan alat endoskopi yang memberikan gambaran lebih jelas pada area tulang belakang yang bermasalah. Teknik ini dianggap lebih efektif dan minim risiko dibandingkan operasi konvensional.

“Harus segera ditangani sebelum terjadi kerusakan permanen,” tegas dr. Danu.

Pentingnya deteksi dan penanganan dini

Mengingat risiko kelumpuhan yang dapat ditimbulkan, deteksi dini dan penanganan yang tepat menjadi kunci untuk mencegah komplikasi.

Jika mengalami gejala seperti nyeri yang tak kunjung hilang, kesemutan, atau kelemahan pada anggota tubuh, segera konsultasikan dengan dokter spesialis saraf.

Saraf kejepit dapat terjadi di sepanjang tulang belakang, tetapi paling sering muncul di punggung bawah atau leher.

Dengan penanganan yang tepat, penderita saraf kejepit memiliki peluang besar untuk pulih dan kembali beraktivitas secara normal. web

 

ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA