
TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf meninjau lokasi hilangnya seorang balita di Desa Tantaringin RT 6, Kecamatan Muara Harus, Selasa (25/2).
“Pemerintah Kabupaten Tabalong memastikan proses penanganan serta pencarian korban terus dilakukan oleh tim gabungan hingga batas waktu yang ditentukan,” ucapnya.
Ia mengatakan, langkah-langkah penanganan sudah dilakukan dengan menerjunkan ratusan petugas termasuk relawan. Mereka ditugaskan untuk mencari korban yang dinyatakan hilang sejak Jumat (21/2) hingga Selasa (25/2).
“Kami bersama Forkopimda Kabupaten Tabalong turut berduka cita atas terjadinya bencana yang menimpa keluarga korban. Proses pencarian akan terus dilakukan,” tegasnya.
Sementara, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong Haris Fakhrozi menyebutkan dugaan sementara balita tersebut tenggelam di sungai.
“Tim pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue/SAR) mencari korban lebih jauh dari titik yang di duga tenggelam,” katanya.
Ia juga mengucapkan belasungkawa atas musibah yang menimpa korban, keluarga, dan masyarakat di sekitar lokasi tersebut.
“Kami akan terus bersama-sama berupaya melakukan proses pencarian dengan menggunakan Long Craft Boat atau perahu karet milik basarnas menuju arah hilir Sungai Tabalong hingga perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU),” ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, tim gabungan juga memperluas area pencarian dengan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat di sepanjang aliran sungai.
Haris pun mengingatkan jika menemukan adanya tanda-tanda korban diharapkan untuk melaporkan kepada pihaknya dengan segera. yan

