
TANJUNG – Pemerintah Kecamatan Kelua menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 di Kantor Camat Kelua Kabupaten Tabalong, Senin (17/2).
Dalam kesempatan tersebut, Camat Kelua, Fariduddin menyebutkan, setidaknya ada 279 usulan pembangunan yang telah diusulkan.”Dari 279 usulan, ada sebanyak 59 usulan yang menjadi prioritas, usulan ini diambil dari seluruh Desa dan dari Kecamatan itu sendiri,” jelasnya.
Usulan banyak yang pihaknya terima selama ini merupakan usulan Infrastruktur, sarana dan prasarana pertanian hingga pelatihan peningkatan skill.Usulan terbanyak berupa peningkatan infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) 11 usulan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) sebanyak 16 usulan.
Kemudian sarana prasarana pertanian ada sebanyak 11 usulan di Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPPTPH), kemudian usulan pelatihan peningkatan skill ada 8 usulan di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan berbagai usulan lainnya.
“Untuk infrastruktur sendiri usulannya didominasi perbaikan jalan, untuk sarana prasana pertanian didominasi oleh pengadaan jalan usaha tani, kemudian dari pelatihan peningkatan skill banyak warga yang meminta ada kursus pelatihan alat berat,” sebutnya.
Ia juga mengatakan bahwa semua usulan ini nantinya akan pihaknya lanjutkan untuk dibawa ke tingkat Kabupaten untuk ditentukan mana yang akan menjadi prioritas oleh Pemerintah.”Semoga tahun 2026 semua usulan ini bisa terakomodir. Untuk itu peran masyarakat sangat penting dalam proses perencanaan ini, sehingga usulan disampaikan bisa sesuai dengan yang diperlukan masyarakat,” harapnya.
Senada dengan Camat Kelua, Penjabat (Pj) Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah, mengatakan Musrenbang ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.
“Sekaligus memastikan, kebijakan Pemerintah yang diambil relevan dengan kebutuhan dan apa saja yang diperlukan masyarakat yang belum terpenuhi selamanini di tingkat Kecamatan,” katanya.
Semua tantangan yang dihadapi bisa di identifikasi melalui forum ini, usulan-usulan yang disampaikan melalui musrenbang ini nantinya akan ditentukan mana yang akan menjadi prioritas.”Pemerintah Kecamatan nanti bisa mempertimbangkan masukan tersebut dengan merumuskan rancangan kerja yang nantinya diusulkan untuk dibawa ke tingkat Kabupaten untuk dimasukkan ke dalam RKPD,” pungkasnya.yan/rds

