
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui dinas sosial setempat membuka dapur umum lapangan bagi korban terdampak banjir di Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.
“Kita menyiapkan enam hingga delapan ribu nasi bungkus untuk korban terdampak bencana alam banjir di Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar,” kata Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos, Minggu (2/2).
Sebelumnya, Dinas Sosial Kalsel yang mengerahkan anggota taruna siaga bencana (tagana) telah membuka dapur umum lapangan di Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut (Tala) untuk makan ribuan korban banjir.
Menurut Madi –sapaan akrabnya, ribuan nasi bungkus yang disiapkan anggota Tagana Kalsel tersebut untuk korban terdampak bencana alam banjir yang terparah pada 12 desa di Kecamatan Martapura Timur.
“Kita (pemerintah, Red) harus hadir untuk memberikan bantuan tanggap darurat bagi korban terdampak banjir yang aktivitasnya terganggu,” ucapnya.
Bantuan tanggap darurat tersebut, lanjut dia, diberikan untuk meringankan beban mereka yang terdampak bencana alam banjir, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan dan sandang.
Berdasarkan data yang di himpun, korban terdampak banjir di Kalimantan Selatan meliputi sembilan kabupaten dan dua kota mencapai 35.068 kepala keluarga (KK) atau 103.617 jiwa.
Korban terdampak bencana banjir di Kalsel terbanyak berada di Kabupaten Banjar sebanyak 12.461 KK atau 33.735 jiwa yang tersebar pada 11 kecamatan pada 104 desa.
Selain itu, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dengan korban terdampak banjir sebanyak 6.987 KK atau 20.629 jiwa tersebar pada 29 desa di sembilan kecamatan, Kabupaten Tala sebanyak 6.700 KK atau 19.129 jiwa pada enam kecamatan di 28 desa.
Kemudian, Kabupaten Barito Kuala (Batola), sebanyak 4.595 KK atau 15.702 jiwa tersebar pada empat kecamatan pada 59 desa, Hulu Sungai Tengah (HST) sebanyak 1.787 KK atau 5.726 jiwa tersebar pada dua kecamatan di sembilan desa.
Selanjutnya, di Kota Banjarbaru tercatat 1.015 KK atau 3.090 jiwa tersebar pada tiga kecamatan di sembilan desa, Kabupaten Tapin sebanyak 701 KK atau 3.158 jiwa tersebar pada enam kecamatan di 11 desa.
“Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) 563 KK atau 1.520 jiwa yang tersebar pada dua kecamatan pada 10 desa, serta Kota Banjarmasin sebanyak 206 KK atau 680 jiwa tersebar pada empat kecamatan di 10 desa/kelurahan,” pungkas Madi. ani

