
TANJUNG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabalong menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pascapilkada bersama para wartawan di Emerald Lounge & Meeting Room, Jumat (10/1).
Kegiatan ini di pimpin Kasubsi Ekonomi Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis Seksi Intelijen Kejari Tabalong, Gede Agastia Erlandi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan menjaga silahturahmi dan komunikasi yang baik antara kejari dan rekan-rekan wartawan,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menerima masukan, saran, dan pendapat berkaitan dengan kinerja kejari selama satu tahun terakhir.
“Apa saja yang perlu ditingkatkan, khususnya dalam pemantuan pilkada. Selama pilkada berlangsung, Kejari Tabalong terlibat dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) bersama unsur kepolisian maupun bawaslu, dan tidak ditemukan kasus pelanggaran selama pilkada berlangsung,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga tidak menemukan pelanggaran netralitas ASN maupun money politik di Pilkada Serentak pada November lalu.
Ia juga menyebutkan berdasarkan hasil dari diskusi bersama para wartawan, bisa terlihat pilkada di Tabalong berjalan cukup baik dan kondusif.
“Apalagi tidak adanya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), jadi semua pelaksanaannya berjalan dengan lancar hingga penetapan bupati dan wakil bupati beberapa hari lalu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabalong,” katanya.
Erlandi berharap hubungan dan sinergitas antara kejari dengan para wartawan di Tabalong dapat selalu terjalin dengan baik, sehingga dapat tercipta komunikasi yang efektif.
“Seperti tadi kami telah menerima berbagai masukan, terutama berkaitan tentang agar lebih memperbanyak kegiatan kejari yang bisa di sharing kepada rekan-rekan wartawan,” pungkasnya. yan

