
BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menambah bufferstock (stok penyangga) untuk enam Dinas Sosial Kabupaten/kota se-Kalsel dalam upaya memenuhi kebutuhan tanggap darurat bencana di daerah tersebut.
Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Achmadi, SSos, di Banjarmasin, Kamis (5/9) menyebutkan tambahan bufferstock tanggap darurat bencana itu berasal dari APBN melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan APBD Provinsi Kalsel.
Menurut Madi (sapaan akrabnya), penambahan stok penyangga tersebut sesuai kebutuhan dan stok pangan yang ada sudah terpakai untuk penanganan tanggap darurat akibat bencana yang ada di daerah tersebut.
Tambahan stok penyangga untuk enam kabupaten/kota tersebut, kata Madi, merupakan upaya pendekatan dan mempermudah penyaluran bantuan tanggap darurat bencana di daerah itu, jika terjadi bencana.
Dia menjelaskan enam kabupaten/kota yang mendapat tambahan stok penyangga tersebut yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
“Kami juga terus melakukan monitor stok penyangga daerahnya lainnya di Kalsel, termasuk 47 lumbung sosial yang telah berdiri di 13 kabupaten/kota,” katanya.
Secara rinci, Madi menyebutkan barang bantuan untuk kebutuhan tanggap darurat bencana yang berasal dari Kemensos untuk enam daerah di Kalsel tersebut masing-masing meliputi tenda keluarga B2022 lima unit.
Selain itu, tanda gulung C2023 sebanyak 20 lembar, kasur 2023 50 unit, selimut 2023 sebanyak 30 lembar, Family Kit A2023 sebanyak 50 paket, Kids Ware 2023 sebanyak 50 paket.
Kemudian, tenda keluarga portable 2024 sebanyak dua unit, makanan siap saji 2024 sebanyak 250 paket, makanan anak 350 paket dan makanan siap saji A2023 sebanyak 300 paket. ani

