
MARTAPURA – Dampak dari kekeringan sudah dirasakan warga di empat desa di Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar.
Warga di Desa Muara Halayung, Babirik, Kampung Baru, dan Desa Haur Kuning mengalami kesulitan air bersih.
Sebanyak 10.000 liter air bersih kembali didistribusikan ke Desa Muara Halayung Kecamatan Beruntung Baru, Senin (2/9).
Dengan menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter, air bersih didistribusikan sebanyak dua kali oleh tim gabungan BPBD Banjar. Air bersih dibagikan ke beberapa tandon yang ada di beberapa titik di desa tersebut.
“Hari ini kita suplai sepuluh ribu liter di Muara Halayung untuk warganya yang sudah sekitar setengah bulan ini, kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar personel BPBD Banjar Gerry.
Setelah mendistribusikan air bersih di Desa Muara Halayung, tim gabungan kembali distribusikan air bersih ke Pondok Pesantren Takhashush Diniyah di kecamatan yang sama.
“Di pondok pesantren ini kita suplai 5.000 liter, sesuai kebutuhan santri dan santriwati yang ada di asrama,” ucapnya.
Data di Pusdalops BPBD Banjar, distribusi air bersih ke empat desa tersebut hingga akhir Agustus 2024 sebanyak 100.900 liter. ril/dio

