Mata Banua Online
Senin, Januari 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pramono Harus Cuti Setelah Daftar Pilkada DKI

Perwakilan PKB dan NasDem Antar RK-Suswono ke KPU

by Mata Banua
28 Agustus 2024
in Headlines
0

 

 

Berita Lainnya

4 Pejabat Pajak Jakut Ditetapkan Tersangka

4 Pejabat Pajak Jakut Ditetapkan Tersangka

11 Januari 2026
Warga Tolak Aktivitas Tambang di Kaki Gunung Slamet

Warga Tolak Aktivitas Tambang di Kaki Gunung Slamet

11 Januari 2026
BAKAL Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno berfoto usai konferensi pers pendaftaran Pilkada DKI Jakarta, Rabu (28/8).

JAKARTA – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik mengatakan bahwa Sekretaris Kabinet Pramono Anung harus mengajukan cuti setelah mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 pada Rabu (28/8).

“Pada saat seorang menteri kabinet didaftarkan oleh partai atau gabungan partai pengusul maka beliau harus cuti di luar tanggungan negara,” kata Idham saat dihubungi Antara dari Jakarta, kemarin.

Hal yang sama juga harus dilakukan Pramono Anung saat dirinya akan melakukan kampanye.

“Begitu juga hal yang sama pada masa kampanye,” ujarnya.

Meski begitu, Idham menjelaskan bahwa mundur atau tidaknya Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet merupakan kewenangan Presiden RI Joko Widodo

“Hal tersebut sepenuhnya kewenangan Bapak Presiden,” jelas dia.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku meminta izin dua kali kepada Presiden RI Joko Widodo untuk maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2024.

Hal itu disampaikan Pramono dalam keterangannya saat pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jakarta bersama pasangannya Rano Karno di KPU Provinsi DKI Jakarta, Rabu.

“Secara pribadi karena saya saat ini masih menjabat Sekretaris Kabinet di pemerintahan Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin, saya telah sampaikan dan memohon izin kepada Presiden sebanyak dua kali,” kata Pramono di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, ketika permohonan izin pertama disampaikan, Presiden langsung mendorongnya untuk maju pada pilkada.

“Beliau spontan menyampaikan ‘Mas tidak banyak orang yang dapat kesempatan seperti ini. Harus maju’,” kata Pramono menirukan perkataan Jokowi.

Saat mendengar pernyataan itu, Pramono mengaku masih memiliki keraguan untuk maju.

Namun, keesokan harinya karena adanya kepastian penugasan dan desakan partai, dia kembali meminta izin kepada Presiden.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi mengatakan bahwa Pramono Anung tidak harus mundur dari jabatannya saat ini sebagai Sekretaris Kabinet setelah mendaftarkan diri menjadi bakal calon gubernur pada Pilgub Jakarta.

Menurut Hasan, mundur atau tidaknya Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet merupakan pilihannya pribadi.

“Soal mundur atau tidak itu pilihan Pak Pramono sebab tidak diharuskan mundur,” kata Hasan dalam pesan tertulis kepada wartawan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Hasan menjelaskan bahwa Pramono cukup mengajukan cuti selama masa kampanye Pilgub Jakarta.

“Cukup cuti aja ketika masa kampanye,” tambah Hasan.

Sementara, sejumlah perwakilan partai pengusung turut mengantar pasangan Ridwan Kamil-Suswono ke Kantor KPUD Jakarta untuk mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta di Pilgub Jakarta 2024, Rabu (28/8), yang dikutip CNNIndonesia.com.

Beberapa pimpinan partai yang terlihat mengantar RK-Suswono di antaranya Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas, Ketua DPD Demokrat Jakarta Mujiono, Ketua DPD Golkar Jakarta Ahmed Zaki Iskandar dan Ketua DPW PKS Jakarta Khoiruddin.

Ada pula Ketua DPD Gerindra Jakarta Ahmad Riza Patria hingga Politikus NasDem Bestari Barus. Terlihat juga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.

Beberapa anggota DPRD DKI Jakarta dari parpol-parpol pengusung juga tampak ikut mengantar RK-Suswono.

Selain itu, sejumlah pendukung yang mengenakan baju parpol pengusung turut mengantar RK-Suswono ke KPU Jakarta.

RK dan Suswono tiba sekitar pukul 13.54 WIB. Mereka terlihat mengenakan pakaian khas Betawi dengan selendang berwarna oranye.

Para pendukung tampak mengibarkan bendera partai politik yang mengusung RK-Suswono, seperti Partai Golkar, Demokrat, PPP hingga PKS.

Pasangan ini sebelumnya menerima dukungan dari PKS, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai NasDem, PKB, PSI, Partai Demokrat, PAN, Partai Garuda, Partai Gelora, Perindo, PPP dan PKN.

Sebelum RK-Suswono, pasangan Pramono-Rano Karno telah lebih dahulu mendaftar sebagai cagub dan cawagub DKI. Adapun pendaftaran bakal dibuka hingga Kamis (29/8) pukul 23.59 WIB. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper