Mata Banua Online
Jumat, Januari 16, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kadis Kominfo Tabalong Berbagi Kiat Pendidikan Internet

by Mata Banua
25 Agustus 2024
in Daerah, Tabalong
0

 

Kadis Kominfo Tabalong, H Muhammad Noor Rifani Saat Bersama Para Tenaga Pendidik.(foto:mb/ist)

TANJUNG – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kabupaten Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, menghadiri rapat koordinasi PAUD Holistik Integratif Menuju PAUD yang Berkualitas Tahun 2024 di Aula SMKN 1 Murung Pudak, Kamis (22/8).

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\15 Januari 2026\2\22\New Folder\Polisi Tabalong Gelar Patroli Dialogis.jpg

Polisi Tabalong Gelar Patroli Dialogis

14 Januari 2026
Bupati Resmikan Tabalong Smart Command Center

Bupati Resmikan Tabalong Smart Command Center

14 Januari 2026

Di depan para tenaga pendidik Anak Usia Dini yang menjadi peserta, Haji Fani sapaan akrabnya mengatakan, internet kini sudah merambah semua kalangan, tak terkecuali anak-anak usia dini yang mesti mendapat perhatian serta pengawasan dari orang tua maupun oleh para tenaga pendidiknya.

“Apalagi perkembangan teknologi smartphone, membuat anak usia dini semakin mudah mengakses internet. Hal inilah yang saya kira perlu menjadi perhatian kita, meski internet memiliki banyak manfaat, katanya

Ia juga mengatakan internet bisa berdampak buruk bagi anak. Penggunaan internet yang tidak diawasi dapat membuat anak kecanduan, melihat kekerasan, dan terpapar berbagai konten lain yang tidak sesuai usianya.

“Salah satu resiko penggunaan internet bagi anak adalah potensi terpapar tayangan yang tidak sesuai dengan usianya. Kita tentu ingin menghindari dampak tesebut,” kata Haji Fani.

Menurutnya, hal ini dapat dicegah dengan menggunakan aplikasi yang ramah anak, memiliki pembatasan usia pada konten-kontennya. Contohnya ketika membuka Youtube, dan pastikan dengan aplikasi Youtube Kids.

Selain itu ia juga mengingatkan bahwa kita harus membatasi durasi berinternet anak agar tetap bisa beraktivitas fisik dan memberitahukan mana konten yang baik dan buruk, sesuai dan tidak sesuai. “Misalnya mencari dan menonton cerita atau film yang sarat dengan karakter baik dan pesan moral, mencari informasi sesuai dengan minatnya serta mengenalkan anak dengan fenomena yang sering ditemuinya,” tegasnya.

Ia berharap para pendidik dapat menggiring anak untuk memahami manfaat positif dari internet, karena anak memiliki kecenderungan untuk menirukan apa yang ia lihat.”Ini menjadi tugas guru PAUD untuk memberikan pemahaman serta utamakan agar anak usia dini mengakses internet untuk kebutuhan edukasi,” pungkasnya.yan/rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper