
PELAIHARI – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata (Plt Dispar) Kabupaten Tanah Laut Mohammad Syahid menyebutkan, empat tempat wisata di Bumi Tuntung Pandang diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
“Ke empat tempat wisata itu, Pantai Batakan Baru, Pantai Takisung, Air Terjun Bajuin, dan Panrai Swarangan,” ujarnya, Senin (19/8).
Menurutnya, dari ke empat tempat wisata itu, kontribusi untuk daerah yang bersumber dari Pantai Swarangan akan di pungut mulai Januari 2025.
“Dari tiga tempat wisata yang sudah menyuplai untuk pendapatan asli daerah, terbanyak adalah Pantai Batakan Baru,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, untuk Pantai Takisung dan Air Terjun Bajuin fungsinya hanya untuk membantu dari pantai-pantai lainnya saja.
“Kalau di ibaratkan, pendapatan dari Pantai Takisung dan Air Terjun Bajuin 1/3 dari pendapatan di Pantai Batakan Baru, karena satu fasilitas di pantai tersebut sudah mumpuni,” terangnya.
Ia menambahkan masih ada beberapa lagi tempat wisata yang jadi pengembangan, seperti di Gunung Kayangan, Mina Tirta, dan Batu Lima.
“Kami tidak menambah objek wisata baru di bawah binaan Pemkab Tanah Laut, tetapi kami memaksimalkan manfaat untuk PAD,” katanya.
Ia berharap ke depan wisata Tanah Laut harus lebih baik dan harus maju lagi, karena pariwisata pada rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) Tanah Laut 20 tahun akan datang merupakan sektor yang utama selain pertanian.
“Pariwisata di minta meningkatkan pengunjung. Di RPJP Tanah Laut itu, pariwisata merupakan sektor utama,” pungkasnya. ant

