
TANJUNG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong terus menggenjot percepatan pemasangan jaringan internet dan sinyal seluler hingga ke pelosok desa.”Diskominfo telah memberikan pelayanan maksimal, dengan meningkatkan pemasangan jaringan internet maupun seluler di desa-desa terpencil,” Kata Kepala Diskominfo Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, Jum’at (14/5).
Menurutnya, masih ada beberapa desa di Tabalong yang belum mendapat akses internet. Sampai hari ini masih betul-betul kesulitan dalam menerima jaringan internet maupun sinyal seluler.Pria yang akrab disapa H Fani itupun memastikan, dalam waktu dekat tenaga teknologi informasi (TI) Diskominfo akan melakukan pemasangan jaringan ke beberapa wilayah.
“Dalam waktu dekat kita akan pasang sejumlah layanan Internet gratis guna memudahkan masyarakat, untuk tempatnya sendiri seperti di Ruang Terbuka Hijau sebanyak 9 tempat, Ruang Publik ada 9 tempat Ruang Pendidikan juga 4 tempat dan Fasilitas Umum sebanyak 1 tempat,” jelas H Fani.
Adapun Ruang Terbuka Hijau sendiri diantaranya 10K Pertamina, Taman Giat Tanjung, Taman Kambang Tanjung Selatan, Taman Bersinar Park, Taman Bangun Sari, Taman Haruai, Taman Muara Uya, Taman Hikun Agri Park dan Taman Jaro.
Ruang publik sendiri tersebar di beberapa tempat diantaranya, Lapangan Pendopo, Stadion Sport Center, Barunak Tanjung, Plaza Umaiyah, BBI Kambitin, Simpang Kalingai, Halaman Kantor Desa Dambung, Ruang Publik Kuliner Stadion dan Ruang Belajar STIA Tabalong.
“Sedangkan Ruang Pendidikan berada di SMAN 2 Tanjung, MAN 1, SMKN 1 Tanjung, SMKS Tanjung dan Terminal Kelua yang merupakan Fasilitas Umum,” bebernya.
Menurutnya layanan internet gratis ini bertujuan mengajak masyarakat secara bersama sama mendukung dan memanfaatkan layanan ini dengan semangat dan gotong royong demi menciptakan Tabalong yang lebih maju sejahtera sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Internet adalah jendela dunia sebagai gerbang menuju masa depan yang cerah, di mana setiap warga Tabalong bisa belajar dan berinovasi tanpa batas,” pungkasnya.yan/rds

