
TANJUNG – Penjabat (Pj) Sekda Tabalong M Fitri Hernadi menghadiri Rapat persiapan audensi kawasan perdesaan Agrowisata dan Holtikultura yang diselenggarakan oleh Bappedalitbang Tabalong.
Rapat yang dibuka oleh Pj Sekda Tabalong tersebut dihadiri kepala Bappedalitbang Ariyanto, Camat Upau, Camat Haruai, dan Kepala Desa masing – masing Desa yang menjadi Desa Kasawan Agrowisata dan holtikultura.
Adapun maksud dilaksanakannya rapat koordinasi tersebut adalah dalam rangka meningkatkan koordinasi dan sinergitas dalam pengembangan kawasan pedesaan khususnya wilayah Agrowisata dan Holtikultura yang diajukan menjadi kawasan perdesaan Prioritas Nasional Tahun 225.
“Dengan luas 9.600 Hektar dengan tema kawasan Agrowisata Holtikultura di dua kecamatan, kecamatan Upau dan kecamatan Haruai , kecamatan Upau Desa Masingai 1 dan Masingai 2, Sedangkan kecamatan Haruai di Desa Catur Karya dan Kembang kuning akan diajukan menjadi kawasan perdesaan Prioritas Nasional Tahun 2025,” katanya, Selasa (16/4).
Fitri mengatakan pihaknya optimis wilayah perdesaan yang dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menjadi Prioritas Nasional.
“Salah satu keunggulan kita yaitu perdesaan yang dekat dengan IKN, jadi produksi produksi dari kabupaten Tabalong terutama dari Holtikultura itu akan menjadi penyuplai ke wilayah IKN, apabila nanti didukung oleh pemerintah pusat menjadi kawasan perdesaan Prioritas Nasional” jelasnya.
Ia juga berharp ini terus berlanjut, semua pihak yang terkait agar ikut membantu dan tetap semangat supaya kawasan perdesaan yang diusulkan akan menjadi kawasan perdesaan Prioritas Nasional.
“Semoga ini tetap terus berlanjut dan tidak ada yang namanya mati suri yang dimana, pemerintah,pihak swasta dan masyarakat bergerak untuk menjadi salah satu unggulan di kabupaten ini, terutama menjadi penyangga IKN,” pungkasnya.yan/rds

