
Jakarta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menyebut adanya peningkatan signifikan dalam cabang olahraga Wushu di Indonesia dan kemajuan ini relatif merata di setiap daerah.
“Kita bisa melihat bahwa kemajuan para atletnya hampir di semua provinsi, menunjukkan peningkatan yang betul-betul membanggakan,” kata Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman dalam keterangan resmi KONI Pusat yang dilansir Selasa.
Wushu menjadi salah satu dari sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Bela Diri Nasional atau Indonesia Martial Art Games (IMAG) Tahun 2023. Pertandingan Wushu digelar sejak tanggal 21 Oktober sampai dengan 23 Oktober 2023 di GOR Pajajaran Kota Bogor.
Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman hadir langsung menyaksikan pertandingan Wushu di hari terakhir. Ia memberikan apresiasi kepada cabang olahraga bela diri tersebut karena mengalami peningkatan yang baik.
“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Wushu Indonesia. Pada saat Asian Games, mereka (wushu) juga dapat memenuhi targetnya, dapat medali emas,” kata dia.
Marciano mengapresiasi pembinaan Wushu Indonesia. Kemajuan atlet Wushu di tanah air terlihat saat atlet Wushu Harris Horatius berhasil mempersembahkan medali emas ketiga untuk Indonesia pada Selasa 26 September 2023 pada nomor men’s nanquan di Xiaoshan Guali Sports Centre.
“Saya berharap atlet-atlet dari IMAG ini, satu hari akan terpilih menjadi atlet-atlet nasional dan masuk dalam tim nasional wushu Indonesia,” katanya.
Menurutnya, IMAG yang pertama tersebut, wushu menjadi salah satu cabang olahraga bela diri yang sangat menarik bagi masyarakat Bogor. Mereka banyak datang untuk melihat pertandingan tersebut.
“Dan alhamdulillah prestasi atlet-atlet wushu betul-betul bisa kita banggakan,” kata Marciano.
Di tempat yang sama, Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Ngatino berharap agar ada penyelenggaraan IMAG tahap kedua.
“Kami sejak awal, berkomitmen agar IMAG pertama ini berjalan dan terlaksana apapun kekurangannya dan ini akan menjadi sejarah. Tentunya harus ada IMAG kedua,” katanya.ant