
BANJARMASIN – Puluhan dokter dan perawat mengikuti seminar dan workshop tentang tindaklanjut rawat luka yang dilaksanakan Medical Kalbe bekerja sama dengan Klinik Firdaus Banjarmasin.
Pada seminar kali ini, hadir sebagai narasumber Prof Dr dr Zairin Noor Helmi Sp OT (K) MM FCIS Spesialis Bedah Orthopedi dan Traumatologi Sub Spesialis bedah tulang belakang.
Prof Zairin mengatakan, seminar perawatan luka ini diharapkan menjadi kompetensi perawat dan bidan secara kompeten.
“Jadi merawat luka ini tidak hanya mengaku bisa saja, tapi harus kompeten. Jadi keterampilan merawat luka harus benar secara keilmuan terkini,” ujarnya Aula Klinik Firdaus di Jalan Dahlia Banjarmasin, Jumat (4/8) pagi.
Ia menyebutkan, paling parah luka adalah grade 4, yaitu luka dalam hingga ke tulang. Jadi yang paling penting, perawat harus bisa berhasil merawat luka dengan baik dan benar sesuai keilmuan kekinian.
Ketua Pelaksana dr Priza Razunip Sp OT Spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi mengatakan, di Klinik Firdaus ada fasilitas baru yaitu modern wound care dan NPWT. Selain itu, ada rawat khusus luka dan terapi.
Masyarakat pun diimbau apabila mengalami luka bakar, agar segera di bawa ke tempat kesehatan atau klinik setempat.
Menurutnya, dampak dari luka bakar bisa menjadi infeksi, dan bahayanya bisa masuk ke organ tubuh.
“Untuk itu kita mengikutkan puluhan dokter dan perawat serta bidan untuk mendapatkan ilmu tentang perawatan luka yang kekinian,” katanya.
Ia menambahkan, seminar ini sangat bagus karena dokter dan perawat yang sehari-hari menerima pasien perlu mendapatkan pengetahuan ilmu kesehatan yang kekinian agar tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. rds