PETUGAS BPK saat melakukan pembasahan pada musibah kebakaran di Kuin Cerucuk, Jalan Simpang Pilot, Banjarmasin Barat, Rabu (12/7) sekitar pukul 08.57 Wita.(foto:mb/ant)
BANJARMASIN – Musibah kebakaran kembali melanda permukiman padat penduduk di Kota Banjarmasin. Belasan bangunan berbahan kayu dan beberapa bedakan tinggal sisa puing arang di Jalan Belitung Darat dan Jalan Simpang Pilot, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Rabu (12/7) sekitar pukul 08.45 Wita.
Tidak ada korban jiwa ataupun yang mengalami luka bakar dalam insiden ini, namun tak banyak harta benda dan barang berharga yang dapat terselamatkan.
Si jago merah melahap 15 bangunan rumah warga dan menyisakan kesedihan bagi 17 kepala keluarga (KK) dan 35 jiwa yang kehilangan tempat tinggal untuk bernaung.
Warga bernama Linda yang rumahnya terbakar mengatakan, diduga api datang dari bnangunan rumah kosong yang di tinggal pergi penghuninya bekerja.
Warga lainnya Siti Syaroh (50), mengatakan kepada pihak berwajib di lokasi kejadian, kalau asal api berasal dari rumah tinggalnya dari cerita warga kepadanya. Akan tetapi, ia sudah mengecek rumah terlebih dahulu sebelum pergi bekerja.
“Saat pergi meninggalkan rumah, peralatan kompor ataupun elektronik tidak menyala. Saya juga tidak memasak pagi itu,” katanya ke polisi.
Sementara, Lurah Kuin Cerucuk Haris Fadiel membenarkan ada sekitar 15 rumah termasuk bedakan yang dihuni oleh 17 KK ludes terbakar. “Bangunan di sini memang sangat berdempetan,” ucapnya.
Ia memastikan pihak Kelurahan Kuin Cerucuk sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD Kota Banjarmasin. “Para korban untuk sementara waktu menempati posko bantuan di mushola. Untuk penyebab kebakaran kita serahkan ke pihak berwajib,” katanya.
Terpisah, Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Indra Agung Perdana Putra mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam lidik kepolisian.
Adapun menurut data sementara yang dihimpun, warga yang rumahnya terbakar di antaranya di huni Linda 1 KK 3 jiwa, Abdul Khair 1 KK 3 jiwa, Jual 1 KK 5 jiwa, Annisa 1 KK 5 jiwa, Sabariyah 1 KK 1 jiwa, Jaya 1 KK 4 jiwa, Kurnain 1 KK 4 jiwa. Mama Ufi 1 KK 2 jiwa, Jaliansyah 1 KK 4 jiwa, Hernadibiy 1 KK 4 jiwa.
Sementara, satu bedakan tiga pintu di huni Samsuni 2 KK 3 jiwa, Gafur 1 KK 3 jiwa, dan Ansari 1 KK 4 jiwa. sam