
RANTAU,- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Tapin melaksanakan bimbingan teknis (Bintek) tata kelola hotel, penginapan dan rumah makan dan sekaligus sosialisasi aplikasi Karindangan (Aplikasi promosi, informasi, destinasi, dan globalisasi pemasaran pariwisata Tapin), bertempat di Hotel Tapin, kemarin.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 2 dan 3 Juli, menghadirkan narasumber Dewi Setiawati SE MM DPD ASITA Kalsel, Beben Eko Prabowo DPC PHRI Kotamadya Banjarmasin dan Karno Rayadi SSos pengelola media center Diskominfo Tapin.
Raihani Fatimah, SPT, M.MA Kepala Bidang Kemitraan Jasa dan Promosi mengatakan, menyambut baik dengan dilaksanakan Bimtek tata kelola hotel, penginapan dan rumah makan yang dilaksanakan.
Kegiataan ini sangat penting, dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas pengembangan SDM dan profesionalisme pengelolaan dan pelayanan di bidang akomodasi khususnya hotel, penginapan dan rumah makan di kabupaten Tapin sehingga tampil dan menjadi bagian yang unggul dalam persaingan yang sangat ketat dimasa yang akan datang, kata Raihani menyampaikan sambutan tertulis Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Tapin Hamdan Roesyadi MSI.
Seperti yang dikatakan Hamdan Roesyadi yang disampaikan Raihani, saat ini bisnis akomodasi di kabupaten Tapin semakin berkembang dengan pesat, berdasarkan data yang ada saat ini di kabupaten Tapin terdapat 11 pelaku usaha di bidang penginapan dan 122 pelaku usaha dibidang rumah makan.
“Bisnis usaha akomodasi ini merupakan peluang usaha yang menjanjikan jika dijalankan dengan tata kelola yang baik,” ujarnya.
Dikatakan Raihani, tata kelola yang baik diantaranya menjunjung tinggi standar keamanan dan kehigienisan pangan yang sesuai dengan panduan pelaksanaan CHSE ( Cleanlines, Health, Safety dan Environment Sustainability) dan standar pelayanan yang terbaik terhadap tamu/pelanggan sebagai mana yang tertuang dalam Sapta Pesona.”Tujuh unsur Sapta Pesona meliputi rasa Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan,” ujarnya.
Dengan peningkatan mutu pelayanan prima yang ditawarkan, para pelanggan dapat membuat pelanggan datang kembali ketempat usaha yang kita miliki. Pelayanan yang terbaik menjadi kunci dari suatu usaha, paparnya.
Ditambahkan Raihani, dalam mempermudah mendapatkan informasi pariwisata, salah satunya usaha akomodasi Kabupaten Tapin. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Tapin telah membuat inovasi melalui aplikasi Karindangan (Aplikasi promosi, informasi, destinasi, dan globalisasi pemasaran pariwisata Tapin).
Melalui aplikasi online berbasis website ini diharapkan semua usaha pariwisata diantaranya destinasi wisata, usaha penginapan dan kuliner dapat dipromosikan dengan baik, yang pada akhirnya akan mempermudah akses bagi masyarakat/wisatawan untuk mendapatkan informasi pariwisata di kabupaten Tapin.
Kita mengharapkan kepada seluruh peserta Bintek agar dapat berperan aktif untuk memberikan masukan dan saran yang membangun, tutup Raihani menyampaikan sambutan Kadisbudpar Tapin H Hamdan Roesyadi MSI.{[her/mb03]}

