TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong berikan bantuan paket sembako kepada 500 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bertempat dihalaman Pendopo Bersinar Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong belum lama tadi.
Penyerahan bantuan ini secara simbolis diserahkan oleh Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani dan wakil Bupati H Mawardi kepada 10 perwakilan pelaku UMKM yang ada di Tabalong.
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Tabalong, Husin Ansyari mengatakan, Pemkab Tabalong memberikan paket sembako berupa gula, minyak goreng dan tepung yang bertujuan agar pelaku UMKM Tabalong dapat terus berproduksi menghadapi inflasi saat ini.
” Disaat harga bbm naik dan bahan baku yang juga turut naik seperti ini, tidak sedikit pelaku UMKM di Tabalong yang tidak bisa berproduksi lagi,” ujarnya
Karena agar mereka tetap bisa berproduksi, Pemerintah Kabupaten Tabalong memberikan bantuan paket sembako dan bahan baku.
Husin menambahkan disamping itu untuk menekan inflasi Pemkab Tabalong melalui Dinas Koperasi UMK Perindag sampai saat ini sudah beberapa kali menggelar kegiatan pasar murah untuk masyarakat dengan harga barang yang dibantu subsidi oleh Pemkab Tabalong.
“Kegiatan pasar murah akan terus kita laksanakan hingga ke Kecamatan- Kecamatan,” ujarnya.
Sementara, Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengatakan sangat mendukung program dan inovasi yang dijalankan oleh Diskopukmperimdag.
“Program-program tersebut tujuannya untuk menekan laju inflasi dan juga mengawalnya agar tetap rendah,” ujarnya.
Karena Pemerintah ucapnya terus berusaha melakukan pengawalan agar inflasi di Kabupaten Tabalong tetap rendah.
“Karena inflasi itu, apabila nilai uang kita menurun, misalnya harga air mineral aqua sebulan yang lalu Rp4 ribu, kemudian bulan berikutnya naik menjadi Rp5 ribu berarti kenaikan Rp1.000 itu seperlima berarti inflasinya adalah 20 persen, dan karena itu nilai uang kita menjadi turun 20 persen,” bebernya
“Kenapa nilai uang itu bisa turun,” lanjutnya, karena harga barang naik yang disebabkan dua hal, yang pertama suplainya menurun, barangnya sedikit, Kemudian yang kedua disebabkan ongkos angkutan naik, itulah penyebabnya,” ucapnya
“Alhamdulillah dengan dukungan semua pihak, baik DPRD, unsur pimpinan daerah, pimpinan perbankan, pimpinan perusahaan dan seluruh perangkat daerah, inflasi di Tabalong ini pada bulan Juli 2022 yang lalu menempati nomor dua terendah di Indonesia, dan sebagai penghargaan dari pemerintah, kita dapat insentif Rp10 miliar lebih,” ujar Bupati H Anang.(tal).