Minggu, Agustus 31, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Penyakit Kudis Serang Puluhan Siswa di Alalak

by matabanua
16 November 2022
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2022\November 2022\17 November 2022\5\hal 5\Salah satu murid yang tertular.jpg
SALAH satu siswa SD di Alalak yang tertular Scabies atau penyakit kudis di tangannya. (Foto:mb/dwi)

BANJARMASIN – Penyakit Scabies atau dikenal dengan kudis menyerang puluhan siswa SDN Alalak utara 3, di Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Scabies atau kudis merupakan kondisi penyakit gatal dan menular pada kulit yang disebabkan oleh tungau kecil di dalam kulit.

Artikel Lainnya

D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\5\hal 5\Edy Wibowo.jpg

PAD Bertambah Rp 200 M, Tapi Masih Defisit

28 Agustus 2025
D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\5\hal 5\TIM lapangan PAM Bandarmasih saat melakukn perbaikan.jpg

PAM Lakukan Pekerjaan Crossing Pipa, Arus Lalin Dialihkan

28 Agustus 2025
Load More

Tak hanya siswa di sekolah dasar tersebut, scabies juga menyerang puluhan warga di 2 Rukun Tetangga (RT) di kawasan tersebut. Seperti warga Alalak Utara di RT 7 dan 8.

Yana, salah satu warga setempat mengatakan, jika penyakit tersebut sudah terjadi hampir 2 bulan ini.

“Keluarga saya ada 7 orang didalam rumah kena semuaan, gatal-gatal,” jelasnya kepada awak media.

Adanya penyakit kulit ini, kata dia, sudah dilaporkan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat.

Diketahui, scabies menular dan cepat menyebar melalui kontak fisik dalam keluarga dan sekolah.

“Bekorengan, benanah, macam-macam kami di sini kenanya, lawan gatalnya kada menahan,” jelas Yana.

Untuk mengurangi rasa gatal, warga menggunakan obat yang didapat dari Puskesmas setempat.

Mereka berharap penyakit ini bisa segera ditangani dan diberi perhatian khusus, karena khawatir bisa menyebar luas.

“Yang terserang paling banyak di RT 7, hampir sekampungan di sini. Jadi kami resah,” pungkasnya.

Sementara Kadinkes Banjarmasin Muhammad Ramadhan, mengaku sudah menurunkan jajarannya untuk melakukan pemeriksaan di kawasan tersebut.

“Kita sudah intervensi dari pihak puskesmas untuk melakukan pengobatan,” ungkap Ramadhan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pengobatan harus dilakukan secara rutin. “Kadang keluarga dan anak-anak tidak kembali ke puskesmas, jadi tidak maksimal dan tidak sembuh,” bebernya.

Ramadhan menjelaskan, penyebab terjadinya serangan scabies ini karena lingkungan yang kurang bersih. “Ya sanitasi dan prilaku hidup bersih dan sehat lah,” ujarnya.

Dari laporan terakhir, kata dia sudah puluhan warga yang terkena penyakit kulit ini. Pihaknya pun terus melakukan edukasi dan pengobatan secara gratis kepada warga Alalak Utara.

Semantara, Kepala Puskesmas Alalak Tengah, Apt Maria Ulfah, mengatakan pihaknya pernah menemukan kasus penyakit yang sama ketika melakukan pemantauan di lingkungan masyarakat sekitaran SDN Alalak Utara 3. Jumlahnya pun diakuinya cukup banyak.

“Langsung kita lakukan penanganan, dan tidak lama setelah itu, tidak ada lagi kasus penyakit scabies ini,” ucapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Rabu (15/11).

Namun, setelah hilang beberapa bulan, kasus penyakit yang disebabkan oleh kutu Sarcoptes Scabies itu kembali muncul dan menyerang warga di sekitar SDN Alalak Utara 3.

Ia menjelaskan, penyakit scabies memang bisa muncul kembali setelah sembuh jika masyarakat masih belum menerapkan pola hidup sehat dengan benar.

Ia menyebut, RT 7 Jalan Alalak Utara, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara itu menjadi locus penyebaran penyakit scabies akibat terjadinya penularan.

Padahal menurutnya, dalam setiap kali penyuluhan kesehatan di sekitar sana, pihaknya selalu menekankan jika ada yang mengalami gejala penyakit kulit scabies ini harus dilakukan isolasi, agar tidak menular ke orang lain. dwi

 

 

Tags: Apt Maria UlfahKepala Puskesmas Alalak TengahPenyakit kudisTungau
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA