Minggu, Agustus 31, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemkab HSU pantau harga kedelai

by matabanua
14 November 2022
in Daerah, Lintas
0

 

KEDELAI-Stok Kacang Kedelai dalam gudang di sesuatu daerah.(foto:mb/ant)

AMUNTAI-Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), memantau perkembangan harga kedelai di pasaran menyusul kelangkaan komoditi pangan ini khususnya di Pulau Jawa.

Artikel Lainnya

Penduduk Miskin Tapin Terendah di Kalsel

Penduduk Miskin Tapin Terendah di Kalsel

28 Agustus 2025
Ketua Dekranasda Tanbu Jadi Juri Pemilihan Duta Wisata

Ketua Dekranasda Tanbu Jadi Juri Pemilihan Duta Wisata

28 Agustus 2025
Load More

Pelaksana tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan HSU Entin Lestanti di Amuntai, Kamis, mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi di Provinsi Kalimantan Selatan disampaikan jika ketersediaan kedelai masih cukup.

“Kalau untuk satu Minggu kedepan masih mencukupi untuk Kalsel, tapi tidak satu bulan kedepan, perlu ditambah pasokan,” ujar Entin.

Entin mengatakan, data ketersediaan kedelai selalu ditanyakan ke pedagang-pedagang besar yng ada di Kalsel setiap hari, terakhir data diambil pada 08 Nopember dan dibilang cukup dalam satu minggu.

Meski demikian, kata Entin, petugas data di provinsi selalu mengkonfirmasi lagi ketersediaan pangam setiap hari, karena datanya pasti berubah jika ada yang beli, sehingga jika tidak ada pasokan baru ketersediaan kedelai khususnya akan berkurang.

“Saya konfirmasi ke Dinas Perdagangan harga Kedelai impor Rp15000 per kilogram, sedangkan kedelai lokal tidak ada dipasaran,” kata Entin.

Berdasarkan data bahan pokok strategis yang datanya diambil pada 01 Nopember stok Kedelai di Kalsel sebesar 1.320, 81 ton sedangkan kebutuhan masyarakat Kalsel sebesar 1.974 ton.

Bersama kedelai, komoditas lain seperti beras, cabai dan daging sapi/ayam juga sedang mengalami penurunan jumlah stok, namun pemerintah akan mengatasinya.

Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan HSU H Fakhruddin mengatakan pihaknya selalu mengawasi perkembangan komoditi pangan dan melaporkan setiap hari dan setiap pekan kepada Pemerintah Provinsi Kalsel.”Biasanya jika ada komoditi pangan mulai merangkak naik harganya, kita laksanakan pasar murah agar harga tidak bergejolak, namun daya beli masyarakat memang tengah turun, sehingga alternatifnya kita perbanyak saja memberikan bantuan sosial ke masyarakat.{{an/mb03]}

 

Tags: Entin LestantiKepala Dinas Ketahanan Pangan HSUketersediaan kedelai
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA