
BANJARMASIN – Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Intan Martapura menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia tentang izin pembukaan Prodi Sarjana Keperawatan Program Sarjana dan Pendidikan serta Prodi Profesi Ners, Program Profesi.
SK diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan Dr Muhammad Akbar MSi kepada Ketua Yayasan Banjar Insan Prestasi Dr Taufik Arbain yang didampingi Ketua Stikes Intan Martapura Zubaidah SST MPH.
Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan Dr Muhammad Akbar MSi mengharapkan agar Stikes Intan Martapura bisa lebih mengembangkan pendidikanya setelah menerima SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia tentang izin pembukaan Prodi Sarjana Keperawatan, Program Sarjana dan Pendidikan Prodi Profesi Ners, Program Profesi.
Sementara, Ketua Yayasan Banjar Insan Prestasi Dr Taufik Arbain mengatakan penambahan prodi ini merupakan prodi yang kompetitif karena masiswa yang lulus keperawatan itu membutuhkan profesi Nersnya.
“Kita juga mendorong ketika mahasiswa lulus tidak perlu lagi mencari Profesi Nersnya keperguruan tinggilain, cukup di kampus kita saja, maka kami ingin menjaring lulusan masuk ke Stikes Intan Martapura,” ujar Taufik Arbain usai menerima SK enteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia di aula Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan, Jalan Adhyaksa Banjarmasin, Kamis (2/6) pagi.
Selain itu, Stikes Intan Martapura akan terus meningkatkan mutu pendidikan sumber daya manusia dengan membenahi kawasan kampus, serta jaminan keilmuan yang mumpuni karena dosen-dosennya 100 persen sarjana atau margister.
Ketua Stikes Intan Martapura Zubaidah SST MPH menyambut baik adanya prodi baru ini untuk dapat meningkatkan mutu standar pendikannya, sehingga nanti lulusan SDM yang punya kopetensi bidang keperawatan yang bisa berperan di Kalimantan.
“Kita harapkan dengan prodi ini Stikes Intan Martapura menjadikan satu lagi primadona untuk generasi muda bisa berkuliah karena ada 4 prodi,” ujarnya. Rds