Mata Banua Online
Minggu, Mei 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kalah dari Taoyuan, Dewa United kehilangan momentum

by Mata Banua
24 Mei 2026
in Olahraga
0

Berdiskusi – Para pemain Dewa United Banten berdiskusi di sela pertandingan semifinal BCL Asia-East 2026 melawan Taoyuan Pauian Pilots di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu (23/5).( Foto: mb/Dewa United )Banten. (foto:mb/net)

Berita Lainnya

Real Madrid Tuntaskan Musim 2025/2026 dengan Kemenangan

Real Madrid Tuntaskan Musim 2025/2026 dengan Kemenangan

24 Mei 2026
Raymond/Joaquin Batal Main di Singapore Open 2026

Raymond/Joaquin Batal Main di Singapore Open 2026

24 Mei 2026

Jakarta – Pelatih Dewa United Banten Agusti Julbe Bosch mengatakan timnya kehilangan momentum pada dua kuarter terakhir sehingga kalah 86-100 dari Taoyuan Pauian Pilots, pada semifinal BCL Asia-East 2026, di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu.

Menurut dia, timnya gagal menjaga momentum permainan pada paruh kedua laga, meski sempat unggul saat dua kuarter awal.

“Menurut saya ada dua kondisi yang berbeda, babak pertama adalah pertandingan bola basket yang sangat bagus dan menghibur untuk para penonton, tetapi berbeda saat dua kuarter terakhir,” kata juru taktik asal asal Spanyol itu, dikutip dari laman klub, Minggu.

Bosch menjelaskan Dio Tirta dan kawan-kawan mampu menunjukkan permainan yang agresif dan efektif sebelum turun minum, tetapi kehilangan kendali permainan selepas jeda.

Perubahan ritme pada kuarter ketiga menjadi titik balik yang membuat klub berjuluk Anak Dewa itu kesulitan mempertahankan keunggulan.

“Kami tidak bisa menyesuaikan diri dengan situasi itu di babak kedua, ditambah tentu ada banyak hal yang juga harus kami evaluasi dari permainan kami sendiri,” ujar Bosch.

Guard Dewa United Rio Disi menambahkan, timnya kehilangan momentum dalam menerapkan transisi bertahan dan menyerang, sehingga lawan memanfaatkan kesempatan itu.

Sementara itu, Dewa United sebenarnya tampil meyakinkan sejak awal pertandingan.

Namun, Pilots mampu menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 35-32.

Pada kuarter kedua, Dewa United bangkit melalui permainan cepat dan efektivitas serangan untuk membalikkan keadaan menjadi 63-58.

Momentum kemudian berubah selepas jeda. Taoyuan Pauian Pilots tampil dominan pada kuarter ketiga dan berbalik unggul 81-75 menjelang kuarter terakhir.

Troy Gillenwater kembali menjadi penyumbang angka terbanyak Dewa United dengan 33 poin, tujuh rebound, dan dua assist.

Donell Cooper menambahkan 15 poin dan sembilan assist, sedangkan Joshua Ibarra mencatatkan double-double, yakni 12 poin dan 15 rebound.

Kekalahan itu membuat tim yang bermarkas di Dewa United Arena, Kota Tangerang, Banten itu harus puas melanjutkan perjuangan di laga perebutan peringkat ketiga BCL Asia-East 2026. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper