Mata Banua Online
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Supian HK Temui Massa Aksi BEM se-Kalsel

by matabanua
13 Maret 2026
in DPRD Kalsel
0
KETUA DPRD Kalsel H Supian HK saat menemui massa dari BEM se-Kalsel di depan Kantor DPRD Kalsel, Jumat (13/3) siang.

BANJARMASIN – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK menemui massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel di Gedung Paripurna Rumah Banjar, Jumat (13/3) siang.

Tampak massa dari BEM se-Kalsel secara bergantian mereka menyampaikan orasi di hadapan Ketua DPRD Kalsel yang didampingi anggota lainnya, yakni Habib Hamid Bahasyim dan Ahmad Sarwani. Sementara Kapolda Kalsel beserta jajaran turut melakukan pengamanan jalannya aksi.

Berita Lainnya

Supian HK Resmi Lepas Mudik Gratis Polda Kalsel

Supian HK Resmi Lepas Mudik Gratis Polda Kalsel

13 Maret 2026
Masyarakat Diimbau Atur Jadwal Mudik dengan Baik

Masyarakat Diimbau Atur Jadwal Mudik dengan Baik

13 Maret 2026

Setelah berdialog di halaman Kantor DPRD Kalsel, perwakilan mahasiswa kemudian dipersilakan masuk ke gedung paripurna untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pimpinan DPRD Kalsel.

Pada kesempatan itu, perwakilan mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah, di antaranya meminta kapolri melakukan evaluasi terhadap sistem penegakan hukum di Indonesia, serta mendorong penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional sebagai lembaga pengawas eksternal terhadap institusi kepolisian.

Selain itu, massa aksi juga menyoroti persoalan perizinan nelayan di wilayah Kotabaru yang dinilai masih berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat pesisir dalam menjalankan aktivitas melaut. Mereka meminta adanya evaluasi terhadap regulasi yang ada agar lebih memudahkan nelayan.

Para mahasiswa juga meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal, serta memberantas praktik mafia tanah dan pencemaran lingkungan yang dinilai merugikan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kalsel Supian HK mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa. Menurutnya, apa yang disampaikan mahasiswa sejalan dengan perhatian para wakil rakyat terhadap berbagai persoalan di daerah.

“Gayung bersambut, kami di DPRD Kalsel juga memiliki perhatian terhadap persoalan tersebut. Kami akan mempertimbangkan pembentukan pansus atau satgas khusus untuk menindaklanjuti persoalan mafia tanah dan pertambangan ilegal,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ketua dewan juga menerima serta menandatangani seluruh tuntutan yang disampaikan mahasiswa, dan menyatakan aspirasi tersebut nantinya akan disampaikan melalui dialog kepada DPR RI di Senayan sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dari daerah. rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper