Mata Banua Online
Kamis, Maret 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Komisi IV Soroti Dana Pendampingan dan Peremajaan Alkes RS

by Mata Banua
12 Maret 2026
in Banjarmasin, Indonesiana
0
Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, SH, didampingi para anggota komisisaat menggelar rapat kerja bersama sejumlah mitra kerja di bidang kesehatan (Foto:mb/rds)

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat kerja bersama sejumlah mitra kerja di bidang kesehatan, di Ruang Rapat Komisi IV Lantai 4 Gedung DPRD Kalsel, di Banjarmasin, Rabu (11/3).

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, SH, didampingi para anggota komisi dan pertemuan ini menghadirkan sejumlah pimpinan rumah sakit milik Pemprov Kalsel Kalsel, di antaranya Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Among Wibowo, MKes, SpS.

Berita Lainnya

Pemko Perketat Mitigasi Risiko dalam Proyek Konstruksi

Pemko Perketat Mitigasi Risiko dalam Proyek Konstruksi

12 Maret 2026
Wali Kota Yamin Ingin Redkar Banjarmasin Jadi Pionir Gerakan Pilah Sampah

Wali Kota Yamin Ingin Redkar Banjarmasin Jadi Pionir Gerakan Pilah Sampah

12 Maret 2026

Direktur RSUD dr H Moch Ansari Saleh, dr Tabiun Huda, MM, Direktur Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum dr Yuddy Riswandhy Noora, MKes, Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Hasan Aman drg Mashuda, MKes serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Kalsel menyoroti sejumlah hal penting terkait pelayanan kesehatan, salah satunya mengenai penggunaan dana pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha menjelaskan bahwa dana pendampingan yang tersedia di RSUD Ulin Banjarmasin saat ini mencapai sekitar Rp8 miliar, dengan realisasi penggunaan sekitar Rp5 miliar.

Dana tersebut sebagian besar dimanfaatkan untuk membantu masyarakat kurang mampu, khususnya warga yang kepesertaan BPJS Kesehatannya belum aktif kembali.

“Dana pendampingan ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang baru saja BPJS-nya tidak aktif. Banyak masyarakat dari Kota Banjarmasin yang memanfaatkan fasilitas di RSUD Ulin maupun RSUD Ansari Saleh,” ujarnya usai rapat.

Ia menambahkan, untuk RSUD dr H Moch Ansari Saleh sendiri tersedia dana pendampingan sekitar Rp1,5 miliar, dengan realisasi penggunaan yang sudah mencapai sekitar Rp1 miliar.

Selain itu, Komisi IV juga menyoroti kondisi peralatan kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Hasan Aman yang dinilai perlu segera diremajakan.

Berdasarkan paparan dalam rapat, sejumlah peralatan di rumah sakit tersebut diketahui sudah tidak mengalami pembaruan selama kurang lebih 13 tahun.

Menurut Jihan, kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, Komisi IV akan mendorong adanya dukungan penganggaran guna melakukan peremajaan alat kesehatan.

“Ini tentu menjadi perhatian serius kami, karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kesehatan. Ke depan kami akan mendorong melalui pembahasan anggaran agar ada penambahan alokasi untuk peremajaan alat kesehatan,” jelasnya.

Komisi IV DPRD Kalsel, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan dari sisi penganggaran demi meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Among Wibowo menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menambah sumber daya manusia (SDM), khususnya dokter spesialis.

Menurut Among, penambahan tenaga medis menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pelayanan dan meningkatkan kualitas penanganan pasien.

“Kami berkomitmen menambah SDM dokter, termasuk beberapa dokter spesialis. Dengan bertambahnya tenaga medis, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan optimal,” ungkapnya.

Komitmen serupa juga disampaikan oleh para direktur rumah sakit daerah lainnya yang hadir dalam rapat tersebut, yang sepakat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalsel. rds/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper