
RANTAU – Ketua GOW Hj Elya Hartati membuka kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Program Keluarga Harapan (PKH) Terintegrasi Kegiatan Stunting, di Aula kecamatan Tapin Utara, Rabu (11/3).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Noor Ifansyah SKM, Plt Kepala Dinas PPKB Hj Mastika Murni, Camat Tapin Utara Ivada Chandra Sari, Kepala Puskesmas Tapin Utara Sugeng Skep NS, Kabid Linjamsos Hj Isnaniah, Babinsa, jajaran TP PKK, dan narasumber dari PKH Tapin.
Ketua GOW Hj Elya Hartati dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini.
Ia berharap program ini dapat membantu pemenuhan gizi dan nutrisi pada anak dan menambah pengetahuan agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat termasuk pencegahan dan penurunan angka stunting.
“Pertemuan P2K2 dengan materi 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) kepada KPM PKH diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan pemahaman akan gizi. Semoga kegiatan ini dapat memberikan sosialisasi yang tepat agar kasus anak stunting tidak ada lagi di Kabupaten Tapin,” katanya.
Camat Tapin Utara Ivada Chandra Sari mengatakan, dengan jumlah penduduk terbesar kedua di kabupaten setelah Kecamatan Binuang, hal yang di sosialisasikan ini tentu menjadi perhatian bersama untuk mencegah terjadinya stunting.
“Pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih kepada dinas sosial yang telah melaksanakan kegiatan intervensi stunting di Kecamatan Tapin Utara. Bantuan berupa telur ini sangat berguna bagi masyarakat, terutama di bulan ramadhan dalam membantu menambah peningkatan gizi anak,” ujarnya.
Sementara, Kabid Linjamsos Hj Isnaniah menyebutkan, tujuan pertemuan P2K2 adalah untuk meningkat pengetahuan masyarakat tentang stunting.
Untuk itu, dinas sosial bersama TP PKK memberikan bantuan paket peningkatan gizi berupa telur bagi keluarga harapan di 12 kecamatan di Kabupaten Tapin.
“Bantuan telur yang dibagikan di Kecamatan Tapin Utara sebanyak 2.760 butir untuk 46 anak terindikasi stunting. Kita berharap program ini tahun depan bisa lebih meningkat, dengan bantuan seperti susu, biskuit, sayur, daging ayam, untuk membantu peningkatan gizi masyarakat,” pungkasnya. her

