
KOTABARU – Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli SSos meresmikan lima puskesmas yang dipusatkan di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kalumpang Hulu, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fasilitas kesehatan dasar di wilayah Kabupaten Kotabaru.
Bupati menyampaikan, keberadaan puskesmas sangat penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal, cepat, dan merata hingga ke pelosok desa.
Peresmian ini juga diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Kegiatan peresmian turut dihadiri unsur forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat yang menyambut baik hadirnya fasilitas kesehatan tersebut.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Erwin Simanjuntak mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rusli serta seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir memberikan dukungan dan perhatian terhadap pembangunan sektor kesehatan.
Diketahui, pembangunan lima gedung puskesmas ini dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari upaya Pemkab Kotabaru dalam memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
“Pembangunan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kita ingin memastikan masyarakat di seluruh wilayah termasuk yang jauh dari pusat kota dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan berkualitas,” ujarnya.
Adapun lima puskesmas yang dibangun, yakni Puskesmas Sungai Kupang dengan pagu anggaran sebesar Rp 6,7 miliar, Puskesmas Hampang dengan pagu anggaran sebesar Rp 7 miliar, Puskesmas Kelumpang Barat dengan pagu anggaran sebesar Rp 7 miliar, Puskesmas Gunung Batu Besar dengan pagu anggaran sebesar Rp 6,7 miliar, serta Puskesmas Pamukan II dengan pagu anggaran sebesar Rp 7 miliar. nia

