Mata Banua Online
Kamis, Maret 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Wagub Kalsel Kagumi Warisan Kerajinan Purun dan Ilung UMKM HSU

by Mata Banua
10 Maret 2026
in Pemprov Kalsel
0

 

Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman saat melihat produk UMKM di Galeri Kembang Ilung, di Desa Banyu Hirang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU)

AMUNTAI – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman , usai melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah dan buka puasa bersama di Masjid Rasyidiyah, Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan mengunjungi Kelompok Usaha Galeri Kembang Ilung, di Desa Banyu Hirang, Sabtu (7/3) malam.

Berita Lainnya

Wagub Kalsel : Nuzulul Quran Momentum Pemersatu Ummat Islam

Wagub Kalsel : Nuzulul Quran Momentum Pemersatu Ummat Islam

10 Maret 2026
Gubernur Hadiri Haul Jamak Para Muassis Ponpes Ma’arif Assunniyyah

Pemprov Dukung Tanam Jagung Serentak Perkuat Swasembada Pangan

10 Maret 2026

Ketika mengunjungi Galeri Kembang Ilung itu, Wagub Hasnur (sapaan akrabnya) antara lain didampingi Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalsel, drg Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi.

Kunjungan itu merupakan inisiasi Bupati HSU, H Sahrujani, yang ingin menunjukkan potensi kerajinan khas daerah yang telah berkembang pesat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat setempat, bahkan telah menembus pasar nasional hingga mancanegara.

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bentuk perhatian Pemprov Kalsel terhadap perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah, khususnya pada sektor kerajinan berbahan baku lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.

Galeri Kembang Ilung dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan yang memproduksi aneka anyaman bernilai seni tinggi dengan bahan dasar eceng gondok (ilung) dan purun.

Produk yang dihasilkan pun cukup beragam, mulai dari tas, dompet, topi, sandal hotel, kursi atau mebel, boks penyimpanan hingga berbagai dekorasi rumah (home decor).

Dalam kesempatan itu, Wagub Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi masyarakat yang mampu bertahan dan berkembang melalui sektor UMKM.

Menurut Wagub, kerajinan khas Hulu Sungai Utara memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, bahkan hingga menembus pasar internasional.

“Produk kerajinan dari HSU ini kualitasnya sangat baik dan bahkan sudah menembus pasar luar neger, hal itu menunjukkan bahwa karya masyarakat banua memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Wagub juga menyoroti peran industri kerajinan tersebut dalam pemberdayaan masyarakat, karena usaha berbasis keterampilan tradisional ini menjadi sumber penghidupan bagi banyak kelurga, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi ratusan masyarakat.

“Keterampilan mengolah bahan baku lokal seperti purun dan ilung ini diwariskan secara turun-temurun. Dari ibu rumah tangga kemudian berkembang menjadi usaha yang mampu menyerap banyak tenaga kerja,” tambahnya.

Selain itu, Pemprov Kalsel juga terus mendorong digitalisasi pemasaran bagi para pelaku UMKM. Berbagai pelatihan digital diberikan agar para pengrajin mampu memperluas pasar melalui platform online.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah juga menyediakan outlet khusus bagi produk UMKM di bandara melalui Dinas Koperasi dan UKM. Para pengrajin dapat menitipkan produknya dengan sistem konsinyasi tanpa dipungut biaya.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memperkuat pemasaran produk lokal melalui kebijakan daerah. Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan, toko swalayan modern diwajibkan menyediakan ruang sebesar 30 persen untuk produk-produk lokal.

“Ini salah satu upaya agar produk UMKM kita bisa lebih mudah dipasarkan dan dikenal masyarakat luas,” jelas Wagub Hasnur.

Melalui dukungan berbagai pihak dan semangat “HSU Bangkit”, Hasnuryadi berharap kerajinan khas HSU tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi mampu memperkuat perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan secara berkelanjutan. rfq/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper