
BANJARBARU – Polres Banjarbaru, jajaran Polda Kalimantan Selatan, melakukan langkah konkret mendukung program Ketahanan Pangan Nasional (KPN) dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif melalui penanaman jagung di Kelurahan Cempaka.
Kegiatan yang melibatkan pemerintah kecamatan, kelurahan serta kelompok tani setempat itu dilakukan dengan membersihkan lahan milik masyarakat seluas sekitar 1,5 hektare yang sebelumnya tidak dikelola agar dapat dimanfaatkan sebagai area pertanian.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda di Banjarbaru, Minggu mengatakan, pemanfaatan lahan tidur tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
“Ini tadi disampaikan oleh masyarakat bahwasanya ini lahan tidur yang tidak dikelola. Makanya kami bekerja sama dengan pihak masyarakat, lahan ini kita bersihkan sehingga bisa menjadi lahan produktif,” ujar Pius di sela kegiatan penanaman jagung di Kelurahan Cempaka.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman serentak yang diinisiasi Mabes Polri dan dilaksanakan oleh jajaran kepolisian mulai dari tingkat Polda hingga Polres di seluruh Indonesia.
Selain melakukan penanaman, Polres Banjarbaru juga menggandeng Dinas Pertanian untuk melakukan pendampingan kepada petani agar perawatan tanaman jagung dapat berjalan optimal hingga masa panen.
Menurut Kapolres, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari kegiatan penanaman, tetapi juga dari keberlanjutan pengelolaan lahan hingga mampu memberikan hasil panen yang maksimal bagi masyarakat.
“Target panen per hektare itu tiga sampai empat ton. Tapi kalau seandainya pengolahan lahan dan pemupukannya bagus, bisa lebih, bisa sampai enam ataupun tujuh ton,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Cempaka Hendrawan Maulana menyambut baik keterlibatan berbagai pihak dalam memanfaatkan lahan tidur untuk kegiatan pertanian produktif di wilayahnya.
“Kami berharap masyarakat di Kelurahan Cempaka, khususnya masyarakat trans, dapat mendukung penuh program ini agar ketahanan pangan kita semakin kuat,” kata Hendrawan.
Pemerintah kecamatan berencana melakukan pendataan kembali terhadap sejumlah lahan tidur lain di wilayah Cempaka untuk membuka peluang perluasan area tanam jagung pipil pada bulan-bulan mendatang.
Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani, pemanfaatan lahan tidur tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Banjarbaru. ant

