Mata Banua Online
Rabu, Maret 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Juara KTI Bagi Pengalaman Menulis

by Mata Banua
8 Maret 2026
in Martapura
0

Juara KTI Bagi Pengalaman Menulis

Nur Sabila Fitri.(foto:mb/ist)

MARTAPURA – Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Kabupaten Banjar 2025 Nur Sabila Fitri berbagi tips dalam menuangkan ide menjadi karya tulis yang inovatif dan aplikatif.

Berita Lainnya

Arutmin dan Pers Kalsel Perkuat Sinergi

Arutmin dan Pers Kalsel Perkuat Sinergi

10 Maret 2026
Dinsos P3AP2KB Gelar Pelayanan Psikososial

Dinsos P3AP2KB Gelar Pelayanan Psikososial

10 Maret 2026

Nur Sabila Fitri yang menyabet juara dua Lomba KTI Kabupaten Banjar 2025 ini membagikan pengalamannya saat berhadir di Talkshow SI-ANIDA di Radio Suara Banjar, beberapa waktu lalu.

Dalam perbincangan tersebut, Nur Sabila Fitri yang juga apoteker di Puskesmas Sambung Makmur ini menekankan pentingnya mindset inovator dalam menulis KTI.

Menurutnya, inovasi bukan berarti menciptakan sesuatu yang belum pernah ada di dunia, melainkan menghadirkan solusi nyata terhadap permasalahan lokal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, berbasis keunggulan daerah, serta dapat diterapkan secara realistis.

“Jadi jangan berpikir untuk membuat sesuatu yang hebat dulu, tetapi buatlah sesuatu yang benar-benar bisa dijalankan,” ujarnya.

Ia mengakui awalnya tidak pernah merencanakan mengikuti lomba KTI. Sebagai apoteker yang bekerja di bidang layanan kesehatan, ia setiap hari menemukan persoalan serupa, mulai dari edukasi obat yang belum optimal, masih adanya kesalahan konsumsi obat oleh masyarakat, hingga informasi kesehatan yang kalah cepat dibandingkan informasi tidak resmi.

Sebagai apoteker satu-satunya di Kecamatan Sambung Makmur, untuk melayani kurang lebih 7.000 warga tentu menjadi tantangan nyata.

“Dari situ muncul pertanyaan dalam diri saya, apakah harus mengeluh atau mencoba membuat solusi. Jadi awalnya ikut lomba KTI bukan karena percaya diri akan menang, tetapi karena masalah ini harus dicari jalan keluarnya,” ucapnya.

Sabila juga mengingatkan sejumlah kesalahan fatal yang kerap dilakukan peserta lomba KTI, yakni tidak menjawab tema. Menurutnya, banyak peserta menulis dengan baik, data lengkap, dan analisis mendalam, namun tidak sesuai dengan tema yang ditentukan.

Ia menyarankan agar penulis melingkari kata kunci pada tema dan memastikan setiap bab tetap berada dalam koridor tersebut.

“Kemudian, ide hebat namun tidak realistis. Penulis sering kali ingin terlihat luar biasa tanpa disertai penjabaran yang jelas dan terukur. Selain itu, juga minim data dan informasi. Banyak tulisan hanya berisi opini penulis. Perlu di ingat, tulisan ilmiah tanpa data hanyalah esai biasa,” jelasnya.

Dalam penulisan KTI, Sabila juga membagikan tiga pakem sederhana namun penting, yaitu penulis disarankan menulis berdasarkan realitas dan pengalaman nyata di tempat kerja atau lingkungan masing-masing.

“Kalau kita bekerja di instansi misalnya puskesmas, maka tulislah realitas yang ada. Tidak perlu disembunyikan, karena pengalaman nyata lebih jujur, kuat, dan mudah dipertanggungjawabkan,” katanya.

Kemudian setelah menulis konsep, penulis perlu melakukan uji coba sederhana di lingkungan terdekat, agar gagasan benar-benar terimplementasi.

“Selanjutnya, tulis lagi setelah dilakukan. Evaluasi, tantangan, dan dampak yang muncul setelah implementasi menjadi bahan tulisan lanjutan yang lebih matang dan berbasis praktik,” pungkasnya. ril/dio

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper