
MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui dinas sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (dinsos P3AP2KB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelola Data Sistem Informasi Keluarga Tahun 2026.
Rakor yang diadakan di Aula Dinsos Martapura, Selasa (3/3), di ikuti 20 orang operator pengelola data dan 20 orang koordinator PKB se-Kabupaten Banjar.
Kepala Dinsos P3AP2KB Banjar Erny Wahdini menegaskan pentingnya data keluarga yang akurat sebagai dasar perencanaan dan evaluasi program pembangunan keluarga.
“Kualitas data sangat menentukan ketepatan sasaran program. Kami meminta seluruh operator pengelola data dan koordinator PKB kecamatan bekerja disiplin melakukan pemutakhiran data,” ujarnya.
Menurutnya, data yang akurat akan memudahkan pemerintah daerah menyusun kebijakan yang tepat sasaran. “Saya harap seluruh pengelola data aktif memperbarui dan memverifikasi data secara berkala,” kata Erny.
Sementara, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk selaku narasumber Siti Nurhayati Masyitah menjelaskan tentang penguatan pengelolaan sistem informasi keluarga sebagai instrumen utama mendukung perencanaan program berbasis data.
“Peran operator pengelola data dan koordinator PKB kecamatan sangat strategis guna memastikan data keluarga tersaji secara valid dan terbarukan,” ucapnya.
Ia menyebutkan, data tersebut menjadi dasar penentuan sasaran intervensi program pembangunan keluarga di tingkat kecamatan maupun kabupaten. ril/dio

