Mata Banua Online
Jumat, Maret 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kadis Tegaskan Pentingnya Data Keluarga yang Akurat

by Mata Banua
5 Maret 2026
in Martapura
0
KEPALA Dinsos P3AP2KB Banjar Erny Wahdini saat memberikan sambutan pada Rakor Pengelola Data Sistem Informasi Keluarga Tahun 2026.(foto:mb/ist)

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui dinas sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (dinsos P3AP2KB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelola Data Sistem Informasi Keluarga Tahun 2026.

Rakor yang diadakan di Aula Dinsos Martapura, Selasa (3/3), di ikuti 20 orang operator pengelola data dan 20 orang koordinator PKB se-Kabupaten Banjar.

Berita Lainnya

Konsep Otomatis

Grand Final Festival Becatuk Dauh Berlangsung Meriah

5 Maret 2026
Tarbiyatul Aulad Juara Festival Becatuk Dauh

Tarbiyatul Aulad Juara Festival Becatuk Dauh

5 Maret 2026

Kepala Dinsos P3AP2KB Banjar Erny Wahdini menegaskan pentingnya data keluarga yang akurat sebagai dasar perencanaan dan evaluasi program pembangunan keluarga.

“Kualitas data sangat menentukan ketepatan sasaran program. Kami meminta seluruh operator pengelola data dan koordinator PKB kecamatan bekerja disiplin melakukan pemutakhiran data,” ujarnya.

Menurutnya, data yang akurat akan memudahkan pemerintah daerah menyusun kebijakan yang tepat sasaran. “Saya harap seluruh pengelola data aktif memperbarui dan memverifikasi data secara berkala,” kata Erny.

Sementara, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk selaku narasumber Siti Nurhayati Masyitah menjelaskan tentang penguatan pengelolaan sistem informasi keluarga sebagai instrumen utama mendukung perencanaan program berbasis data.

“Peran operator pengelola data dan koordinator PKB kecamatan sangat strategis guna memastikan data keluarga tersaji secara valid dan terbarukan,” ucapnya.

Ia menyebutkan, data tersebut menjadi dasar penentuan sasaran intervensi program pembangunan keluarga di tingkat kecamatan maupun kabupaten. ril/dio

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper