Mata Banua Online
Selasa, Maret 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Taufik Hidayat Mengecam Keras Pelecehan Seksual di Olahraga

by Mata Banua
4 Maret 2026
in Olahraga
0
Wakil Ketua Umum 1 PBSI Taufik Hidayat> (Foto:mb/ Foto: CNNI)

Jakarta – Wakil Ketua Umum 1 PBSI Taufik Hidayat mengecam keras tindakan pelecehan seksual yang terjadi di dunia olahraga Indonesia.

Baru-baru ini olahraga Indonesia digemparkan dengan kabar pelecehan seksual pada cabang olahraga panjat tebing. Kasus tersebut jadi sorotan serius pemangku kepentingan olahraga Indonesia, mulai dari KONI, KOI (NOC), hingga Kemenpora.

Berita Lainnya

Gol Estupinan Bawa Rossoneri Menangi Derby Milan

Gol Estupinan Bawa Rossoneri Menangi Derby Milan

9 Maret 2026
Pacific Caesar Tumbangkan Juara Bertahan Dewa United 97-87

Pacific Caesar Tumbangkan Juara Bertahan Dewa United 97-87

9 Maret 2026

Kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan pelatih Hendra Basir itu berujung penonaktifan yang bersangkutan dari timnas panjat tebing Indonesia. Saat ini kasus pelecehan seksual di panjat tebing Indonesia masih dalam investigasi mendalam.

Dalam pernyataannya, Taufik Hidayat mengecam keras tindakan pelecehan seksual di olahraga.

“Tidak ada ruang bagi pelecehan seksual dalam dunia olahraga. Martabat, rasa aman, dan profesionalisme adalah harga mati,” tulis Taufik.

Advertisement

Peraih medali emas Olimpiade 2004 di Athena tersebut begitu prihatin dengan kasus ini. Di mata Taufik, pelecehan seksual merupakan pelanggaran serius.

“Kami menyampaikan keprihatinan dan mengecam keras segala bentuk pelecehan seksual yang terjadi di dunia olahraga. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun,” ucap Taufik.

“Kami menegaskan bahwa pelecehan seksual terhadap atlet, ofisial, maupun pelatih adalah pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan dan integritas olahraga,” tutur Taufik menambahkan.

Bagi Taufik tidak ada toleransi atas perilaku ini. Semua pihak wajib memberikan rasa aman di lingkungan olahraga.

“Tidak ada toleransi terhadap perilaku yang merendahkan martabat dan mencederai rasa aman. Lingkungan olahraga harus menjadi ruang yang aman, profesional, dan bermartabat bagi semua,” pungkas Taufik. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper