Mata Banua Online
Kamis, Maret 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Perdana, Ekspor Beras Super Premium ke Saudi untuk Jemaah Haji

by Mata Banua
4 Maret 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
EKSPOR PERDANA BERAS – Perum Bulog melakukan ekspor beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk kebutuhan jemaah haji Indonsia yang merupakan beras berkualitas super premium. Pelepasan ekspor beras Befood Nusantara untuk jemaah haji Indonesia di Gedung Bulog Kanwil Jakarta-Banten, Jakarta Utara, Rabu.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Perum Bulog mengeklaim bah­wa beras Befood Nusantara yang di­ek­spor ke Arab Saudi untuk kebutuhan jemaah ha­ji Indonsia merupakan beras berkualitas su­­per premium dengan tingkat pecahan (bro­ken) hanya 4%.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Uta­ma Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani da­lam pelepasan ekspor beras Befood Nu­sat­ara di Kompleks Kanwil Bulog Jakarta-Ba­n­ten di Jakarta Utara pada Rabu.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Anjlok Rp77 Ribu

Harga Emas Antam Anjlok Rp77 Ribu

4 Maret 2026
Harga Cabai Baru Bisa Turun Pekan Ketiga Ramadhan

Harga Cabai Baru Bisa Turun Pekan Ketiga Ramadhan

4 Maret 2026

“Ini beras premium yang pecahannya di bawah 5%, bahkan ini 4%. Kemudian ju­ga kadar airnya di bawah 14%. Jadi kalau me­nuut kami, ini beras super premium yang pe­rnah dibuat oleh Bulog,” kata Rizal.

Dia menjelaskan, kualitas beras ini lebih ti­nggi dibandingkan beras premium komersil di Tanah Air yang memiliki tinkat pecahan 15%. Rizal juga menggarisbawahi bahwa be­ras yang diekspor ke Arab Saudi bukan ber­asal dari stok di Gudang Bulog, me­la­in­kan dari hasil pengadaan gabah segar pe­ta­ni dalam negeri yang diproses melalui pe­nggilngan.

Menurutnya, sudah terdapat dua im­por­tir di Arab Saudi sebagai pembeli produk ter­sebut. Total beras yang diekspor Bulog me­n­capai 2.280 ton untuk kebutuhan sekitar 215.000 jemaah haji Tanah Air, dengan ek­spor yan dilakukan bertahap.

“Mudah-mudaan ini berlanjut ke de­pan­nya, karena teman-teman dari Saudi ber­harap ini berkelanjutan untuk ekspor ko­mer­sial dalam bentuk beras jemaah umrah mau­pun mukimin-mukimin yang ada di Arab Saudi,” ujar dia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan rapat ko­ordinasi terbatas (rakortas) pemerintah be­berapa waktu lalu telah memutuskan mek­spor beras perdana untk kebutuhan jemaah haji Indonesia.

Ke depan, Indonesia disebutnya juga akan membuka peluang ekspor beras ke ne­gara tetangga, seperti Malaysia. “Untuk tahap pertama ini kira-kira 2.280 ton. Nanti lanjut akan Malayia dan lain-lain, tapi ini per­dana ke Arab Saudi 2.280 ton,” kata Zulhas dalam rapat koordinasi terbatas di Ke­menko Pangan, Jakarta. bisn/mb06.

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper