
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, SSos, MSi mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Ketupat 2026 secara virtual dari Ruang Rapat Rupatama Polda Kalsel di Banjarbaru, Senin (2/3).
Rakor lintas Sektoral yang diikuti Pemprov Kalsel dalam rangka menghadapi Idul Fitri 1447 hijriyah/2026 masehi ini juga diikuti Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Dr Golkar Pangarso Rahardjo Winarsad dan Kasi Ops Korem 101 Antasari, Kolonel Inf Sigit Purwoko.
Rakor yang dihadiri berbagai sektor seperti Polri, TNI, Kementerian/Lembaga dan BUMN ini diawali arahan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus.
Usai rapat, Gubernur Kalsel, H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso menyampaikan, Pemprov Kalsel siap bersinergi untuk mendukung terciptanya situasi aman dan kondusif dalam momen penting Lebaran Idul Fitri 1447 H tahun ini.
“Kami siap memberikan pelayanan publik yang maksimal untuk masyarakat, selama momen idul Fitri. Baik saat menjelang hari H hingga pasca Idul Fitri dan ingin memastikan Lebaran tahun ini berlangsung aman, lancar dan penuh kebahagiaan bagi seluruh warga Kalsel,” ucap Adi Santoso.
Pemprov Kalsel juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan masyarakar (Kamtibmas) dengan mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti imbauan resmi dari pemerintah dan aparat terkait, sehingga arus mudik, arus balik pada perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan tertib dan kondusif.
Sebelumnya, Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan sinergi seluruh stakeholder penting dilakukan, selain mitigasi dalam menghadapi berbagai hal yang terjadi dalam menghadapi Idul Fitri tahun ini.
“Kita harus saling bersinergi agar dapat meminimalisir potensi gangguan, baik gangguan kamtibmas, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, maupun gangguan lainnya, guna mendukung kelancaran dan keamanan selama Operasi Ketupat 2026,” ucap Kapolri.
Sosialisasikan imbauan yang diberikan oleh pemerintah dan petugas terkait lalu lintas yang akan diberlakukan, juga menurut Sigit, wajib dilakukan agar dapat tersampaikan kepada masyarakat sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan selama periode Idul Fitri.
“Pastikan pengamanan dan pelayanan pada jalur mudik, sarana transportasi umum dan objek wisata dilakukan dengan baik dan humanis sehingga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta melakukan antisipasi terjadinya gangguan dan keterlambatan dalam perjalanan, termasuk ketersediaan BBM dan EBT serta kesiapan infrastruktur pendukung lainnya,” harap Kapolri Listyo Sigit.
rin/adpim/ani

