
RANTAU,- Wakil Bupati Tapin H Juanda bersama pimpinan SOPD terkait hadiri zoom meeting penyampaian hasil evaluasi SPIP-T tahun 2025 dan usulan pembinaan tahun 2026 serta entry meeting evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, bertempat di ruang comment center Setda Tapin, Selasa (24/02/26).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se-Kalimantan Selatan beserta jajaran terkait, sebagai bagian dari upaya penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T), khususnya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
Untuk diketahui proses evaluasi Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi (SPIP-T) tahun 2025 dan perencanaan tahun 2026 sedang berlangsung secara intensif oleh BPKP bersama instansi pemerintah (pusat/daerah) saat ini.
Evaluasi SPIP-T Tahun 2025 fokus pada penilaian mandiri (PM) dan penjaminan kualitas (PK) maturitas SPIP difokuskan pada lima unsur (lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi-komunikasi, serta pemantauan) untuk memastikan program 2025 sesuai target akuntabilitas.
Dalam kesempatan itu BPKP menekankan pentingnya komitmen pimpinan dan budaya sadar risiko (risk awareness) agar pengendalian tidak sekadar administratif.
Sementara itu pada usulan pembinaan SPIP-T Tahun 2026 dan penguatan kapabilitas APIP, BPKP memprioritaskan peningkatan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebagai trusted advisor dan pembinaan diarahkan untuk menyelaraskan SPIP dengan program prioritas nasional, termasuk Asta Cita dan Quick Wins (Program Hasil Terbaik Cepat/PHTC).
Dalam kegiatan tersebut, BPKP Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan hasil evaluasi SPIP-T Thun 2025 sebagai bentuk penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan akuntabilitas, serta efektivitas pengendalian intern di lingkungan pemerintah daerah. Selain itu, turut disampaikan usulan pembinaan Tahun 2026 guna mendorong perbaikan berkelanjutan terhadap sistem pengendalian dan manajemen risiko di daerah.
Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Tapin H Juanda, menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin untuk terus memperkuat implementasi SPIP-T sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berintegritas.
“Pemerintah Kabupaten Tapin berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan serta perencanaan pembangunan daerah demi pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap sinergi dan pembinaan dari BPKP Provinsi Kalimantan Selatan dapat semakin memperkuat sistem pengendalian intern dan kualitas perencanaan serta penganggaran daerah di tahun-tahun mendatang, tambahnya.{{her/mb03]}

