
BANJARMASIN – Sejumlah warga di sekitar Kantor Kelurahan Pangeran, Banjarmasin Utara, mengeluhkan bau tak sedap yang berasal dari timbunan sampah di TPS 3 R di halaman kelurahan tersebut.
Timbunan ini berasal dari kumpulan sampah yang diambil dalam program surung sintak Dinas Lingkungan Hidup ( DLH), yang ditempatkan di halaman Kantor Kelurahan Pangeran.
“Memang di kelurahan ini paman gerobak mengumpulkan dan memilah sampahnya di halaman kantor kelurahan ini, namun karena bercampur dengan sampah sehingga dikeluhkan warga,” ujar Sekretaris Kelurahan Pangeran, Nurhalifah, Senin (2/3).
Dia mengatakan, halaman kantor kelurahan menjadi tempat kegiatan surung sintak setiap hari, karena di sekitar kawasan itu tidak ada lahan kosong untuk dijadikan tempat pemilahan. “Meskipun ada lahan kosong, warga menolak dengan alasan bau sampah yang ditimbulkan,” ujarnya.
Karena itulah, pihaknya terpaksa menggunakan halaman kantor kelurahan untuk dijadikan tempat pemilahan sementara. “Itu pun digunakan pagi dari jam 7 sampai jam 8 harus bersih, namun yang namanya bekas sampah pastinya masih ada baunya,” kata Nurhalifah.
Dia pun berharap pihak DLH bisa mencarikan solusi atau lahan kosong yang bisa dijadikan lahan pilah sampah di kawasan Kelurahan Pangeran, sehingga kawasan kantor pelayanan di kelurahan tidak terganggu bau lagi. “Tidak hanya warga, kami pun merasa tidak enak jika masih ada bau sampahnya,” tutupnya. via

