
BANJARBARU – Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi dan massa mahasiswa duduk lesehan di aspal sambil dialog dalam penyampaian aspirasi menuntut reformasi Polri di depan Mapolda Kalsel di Banjarbaru, Senin sore.
Polda Kalsel memberikan layanan humanis saat menghadapi aksi demo mahasiswa dengan menempatkan personel Polwan di barisan depan.
Setelah menyampaikan orasinya, kelompok mahasiswa dari sejumlah kampus di Banjarmasin dan Banjarbaru itu kemudian ditemui Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi.
Wakapolda mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan yang saat ini berada di Jakarta untuk acara kedinasan di Mabes Polri.
Golkar menyampaikan terima kasih atas semua masukan dan kritik mahasiswa terhadap Polri.
Sambil duduk di aspal bersama mahasiswa, dia menyatakan saat ini Polri memang butuh masukan dari semua unsur termasuk mahasiswa untuk perbaikan institusi ke depannya.
“Semuanya sedang berproses baik perbaikan dari aspek SDM maupun tata kelola, kami terus berkomitmen untuk profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius Febry Aceng Loda memimpin pasukan pengamanan dalam pelayanan aksi mahasiswa. (ANTARA/Firman)
Sementara Muhammad Arifin selaku koordinator aksi mahasiswa menyatakan Polri harus segera berbenah memperbaiki diri.
Dia berharap tidak ada lagi kasus-kasus yang melibatkan oknum anggota Polri sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi ini bisa lebih baik.
Diketahui dalam pengamanan aksi sendiri dipimpin langsung Kapolres Banjarbaru AKBP Pius Febry Aceng Loda.
Setelah berorasi secara damai sekitar dua jam, massa mahasiswa membubarkan diri dengan tertib pada pukul 18.00 Wita. ant

