
BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menegaskan komitmen memperkuat fondasi pembangunan ekonomi berbasis data melalui dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan digelar pada Mei hingga Juli 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby saat menerima audiensi jajaran di Rumah Dinas Wali Kota di Banjarbaru, Sabtu, terkait silaturahmi sekaligus penyampaian rencana pelaksanaan SE2026.
Erna menegaskan kesiapan pemerintah daerah mendukung penuh sensus tersebut karena dinilai strategis bagi arah kebijakan ekonomi daerah.
“Pemkot Banjarbaru siap memberikan dukungan penuh untuk sensus ekonomi ini. Nanti akan kita buatkan surat edaran, publikasi seperti baliho dan media lainnya, serta melaksanakan apel siaga. Karena sensus ekonomi ini penting, bukan hanya data, tapi ini adalah investasi data,” ujarnya.
Menurut Lisa, data yang akurat menjadi fondasi utama dalam memastikan kebijakan pembangunan, khususnya sektor ekonomi, berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dia menambahkan, melalui data sensus yang komprehensif, pemerintah dapat memetakan potensi usaha, mengidentifikasi tantangan pelaku UMKM, serta menyusun intervensi kebijakan yang lebih efektif dan efisien.
“Melalui sensus ini, kita bisa memastikan kebijakan dan program pembangunan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Ini sangat membantu kami dalam merancang pembangunan Kota Banjarbaru ke depan,” katanya.
Sensus Ekonomi 2026 akan mendata seluruh pelaku usaha non-pertanian, mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga besar di seluruh wilayah Kota Banjarbaru. Pendataan ini mencakup sektor perdagangan, jasa, industri pengolahan, hingga berbagai sektor ekonomi kreatif.
Dari sisi ekonomi, hasil sensus diharapkan mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan peningkatan investasi, perluasan lapangan kerja, serta penguatan daya saing pelaku usaha lokal di tengah dinamika perekonomian regional dan nasional.
Selain itu, data yang terkumpul akan membantu pemerintah dalam mengalokasikan anggaran secara lebih terukur, sehingga setiap program pemberdayaan ekonomi dapat menjangkau sektor yang benar-benar membutuhkan dukungan.
Pemkot Banjarbaru pun mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif serta memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus, agar hasil SE2026 benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi riil dan menjadi pijakan strategis mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. ant

