Mata Banua Online
Senin, Maret 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Hamas dan Putin Ucapkan Belasungkawa Atas Kematian Khamenei

MUI Desak Indonesia Keluar dari BoP

by Mata Banua
1 Maret 2026
in Headlines
0

 

 

Berita Lainnya

58 Ribu Jemaah Umrah RI Terdampak Perang AS-Iran

58 Ribu Jemaah Umrah RI Terdampak Perang AS-Iran

1 Maret 2026
Wagub: Buka Puasa Bersama Sarana Pererat Ukhuwah

Wagub: Buka Puasa Bersama Sarana Pererat Ukhuwah

1 Maret 2026
PEMIMPIN tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

JAKARTA – Hamas menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang merupakan pendukung gerakan mereka. Khamenei tewas karena yang disebut Hamas sebagai serangan ‘keji’ Amerika Serikat (AS) dan Israel.

“Kami di Hamas berduka atas meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei. Beliau memberikan semua bentuk dukungan politik, diplomatik, dan militer kepada rakyat kami, perjuangan kami, dan perlawanan kami,” kata gerakan Islam Palestina itu dalam sebuah pernyataan, diberitakan AFP.

“AS dan pemerintah pendudukan fasis bertanggung jawab penuh atas agresi terang-terangan dan kejahatan keji terhadap kedaulatan Republik Islam Iran ini, serta atas dampak seriusnya terhadap keamanan dan stabilitas kawasan.”

Sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam, menggambarkan Khamenei sebagai “pendukung utama Poros Perlawanan dan para mujahidinnya”.

“Semua dukungan yang diberikan Republik Islam selama beberapa dekade kepada rakyat kami dan perlawanan kami… diberikan atas keputusan langsungnya dan di bawah pengawasan penuhnya,” kata Brigade tersebut dalam pernyataan terpisah.

“Dukungan substansial ini telah menjadi faktor kunci dalam pengembangan perlawanan dan taktiknya, yang berpuncak pada pencapaian luar biasa selama serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel, tambah kelompok itu.

Kelompok militan Jihad Islam, yang bersama Hamas dan sayap bersenjatanya berperang melawan Israel di Gaza selama dua tahun, mengatakan pembunuhan Khamenei adalah “kejahatan perang” oleh AS dan Israel dalam “serangan yang khianat dan jahat”.

Terpisah, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Minggu (1/3) bahwa pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan anggota keluarganya adalah pembunuhan “sinis” yang melanggar semua norma moralitas manusia dan hukum internasional.

“Terimalah belasungkawa mendalam saya sehubungan dengan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Seyed Ali Khamenei, dan anggota keluarganya, yang dilakukan dengan pelanggaran sinis terhadap semua norma moralitas manusia dan hukum internasional,” kata Putin dalam sebuah catatan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang dirilis Kremlin, dikutip Reuters.

“Di negara kami, Ayatollah Khamenei akan dikenang sebagai negarawan terkemuka yang memberikan kontribusi pribadi yang besar bagi pengembangan hubungan persahabatan Rusia-Iran dan membawanya ke tingkat kemitraan strategis yang komprehensif,” kata Putin.

“Saya meminta Anda untuk menyampaikan simpati dan dukungan saya yang paling tulus kepada keluarga dan teman-teman Pemimpin Tertinggi, pemerintah, dan seluruh rakyat Iran.”

Rusia merupakan sekutu strategis Iran dan membentuk poros di Kaukasus bersama Armenia. Keduanya juga sekutu militer dalam konflik di Suriah, Irak dan Ukraina.

Federasi Rusia adalah pemasok utama persenjataan ke Iran. Iran juga memasok senjata ke Rusia termasuk drone.

Dari tanah air, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sikap resmi dengan mengutuk serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

MUI lewat sikap resminya itu sekaligus menyampaikan duka cita atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan tersebut. Menurut MUI, serangan AS dan Israel ke Iran merupakan pelanggaran batas kedaulatan sebuah negara.

“MUI mengutuk serangan Israel yang didukung Amerika, karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan UUD 1945, yaitu ‘ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” tulis MUI dalam keterangannya, Minggu (1/3).

MUI menilai serangan balasan antara dua kubu tersebut merupakan eskalasi serius yang bisa memancing konflik meluas di Timur Tengah. Menurut MUI, situasi itu tak bisa dipandang sebelah mata.

“Karena itu, untuk menghindari eskalasi yang lebih luas Amerika dan Israel harus menghentikan serangan ke Iran karena itu bertentangan dengan Pasal 2 Deklarasi PBB,” kata MUI.

Selain itu, menurut MUI, AS dalam konflik itu tengah memainkan peran melalui Board of Peace (BoP). MUI mempertanyakan apakah BoP diarahkan untuk perdamaian yang adil, atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang dan mengubur kemerdekaan Palestina.

“Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan perdamaian sejati di Palestina”. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper