Mata Banua Online
Minggu, Maret 1, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Gerakan Pilah Plastik Menggema pada Safari Ramadan Wali Kota Banjarmasin

by Mata Banua
1 Maret 2026
in Banjarmasin
0

 

Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, menyambangi Masjid Bani Arsyadi di kawasan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara. (foto:mb/ist)

BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memanfaatkan momentum Safari Ramadan sebagai ruang dialog langsung bersama warga.

Berita Lainnya

Wacana Bayar Parkir Digabung STNK Mesti Dikaji Lagi

Wacana Bayar Parkir Digabung STNK Mesti Dikaji Lagi

1 Maret 2026
Dishub Perketat Pengawasan Jam Operasional Angkutan

Dishub Perketat Pengawasan Jam Operasional Angkutan

1 Maret 2026

Kali ini, Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, menyambangi Masjid Bani Arsyadi di kawasan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kamis (26/02), bukan sekadar untuk berbuka puasa bersama, tetapi membawa pesan perubahan yang menyasar persoalan krusial kota yaitu sampah plastik dan keberlanjutan sungai.

Pada kesempatan itu, Wali Kota menegaskan bahwa permasalahan sampah di Banjarmasin tidak lagi dapat ditangani hanya oleh pemerintah. Ia meminta keterlibatan aktif masyarakat melalui kebiasaan sederhana yang berdampak besar, yakni memilah sampah dari sumbernya masing-masing.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pengurangan sampah plastik harus dimulai dari rumah tangga. Kalau tidak dimulai hari ini, kita sedang mewariskan masalah kepada anak cucu kita,” ujarnya di hadapan jamaah.

Sebagai langkah konkret, kembali katanya, Pemkot Banjarmasin coba mendorong optimalisasi 1.582 Agen 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang telah diluncurkan sebagai ujung tombak pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program ini dinilai memiliki potensi besar karena melibatkan partisipasi warga secara langsung.

Lebih jauh, ia melihat peluang dari meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan, khususnya di wilayah perkotaan seperti Banjarmasin. Kendati begitu, kebiasaan membuang sampah ke sungai serta pembangunan liar di bantaran sungai tetap menjadi persoalan serius yang berpotensi mempersempit aliran air dan memicu banjir.

“Sungai adalah sumber kehidupan kita. Jangan lagi ada penambahan bangunan di atas sungai. Kita harus rawat bersama,” tegasnya.

Selain menyampaikan imbauan, kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan operasional untuk Masjid Bani Arsyadi sebesar Rp2,5 juta yang bersumber dari Bank Kalsel, serta insentif bagi marbot melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel.

Safari Ramadan yang turut dihadiri jajaran kecamatan dan kelurahan se-Banjarmasin Utara itu ditutup dengan doa bersama, buka puasa, dan salat Magrib berjamaah. Namun lebih dari sekadar seremoni tahunan, pertemuan ini menjadi ajakan terbuka bagi warga Kota Seribu Sungai untuk mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan demi masa depan kota yang lebih berkelanjutan.via / rds

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper